Podiumnews.com / Aktual / News

Kebakaran Hebat Hanguskan Bedeng Proyek di Melasti

Oleh Kander Turnip • 12 Januari 2026 • 21:39:00 WITA

Kebakaran Hebat Hanguskan Bedeng Proyek di Melasti
Kebakaran hebat menghanguskan bedeng proyek Villa Melasti Dream di Jalan Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali, Senin (12/1/2026). (foto/hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com Kebakaran hebat menghanguskan bedeng proyek Villa Melasti Dream di Jalan Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 11.30 Wita. Si jago merah berhasil dipadamkan lebih kurang satu jam lamanya, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Kebakaran bedeng proyek yang viral di media sosial itu awalnya diketahui oleh satpam vila bernama Hendrik Kusjawa (43). Satpam yang tinggal di Jalan Toya Ning, Perumahan Kori Nuansa, Ungasan, Kuta Selatan itu mendengar ada suara letupan-letupan sekitar pukul 10.30 Wita.

"Satpam saat itu sedang berada di dalam pos security dan mendengar ada suara letupan dari bedeng proyek," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra, Senin (12/1/2026).

Penasaran, satpam tersebut keluar dari pos untuk mengecek. Setelah tiba di lokasi, ia melihat ada asap dan kobaran api yang sudah menyala dari dalam bedeng proyek. Karuan saja, satpam berteriak kebakaran dan didengar oleh para pekerja proyek.

Mereka lalu bersama-sama berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Bahkan, ada juga yang bergegas menyelamatkan barang-barang, terutama sepeda motor yang berada di dekat bedeng proyek.

Sedangkan satpam Hendrik segera menghubungi pemadam kebakaran melalui nomor yang sudah tertera di pos security tersebut. Tak lama kemudian, 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Bali Pecatu Graha dan ITDC tiba di lokasi. Kurang lebih satu jam lamanya api berhasil dipadamkan.

Sementara tercatat yang terbakar berupa alat-alat kelistrikan, mesin pompa berbagai jenis, dan sebagainya. Kerugian hingga kini belum dapat ditaksir. "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut dan kerugian juga belum bisa ditaksir jumlahnya," ujar Iptu Gede Adi.

Perwira yang pernah menjabat Kanitreskrim Polsek Mengwi ini menjelaskan, bahwa pihak kepolisian Polsek Kuta Selatan belum dapat mengetahui secara pasti penyebab kebakaran, karena masih diselidiki. "Pihak penanggung jawab disarankan untuk membuat laporan ke Polsek Kuta Selatan," katanya.

(hes/k.turnip)