Selang Tabung Gas Bocor, Usaha Laundry di Denpasar Terbakar
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Usaha laundry yang terletak di Jalan Tukad Unda II, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, nyaris ludes terbakar, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Kebakaran itu terjadi akibat kebocoran pada tabung gas saat proses pergantian.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kebakaran itu menghanguskan satu unit meja setrika uap, sebuah setrika uap, satu unit regulator beserta tabung gas elpiji 3 Kg, serta pakaian laundry. Sementara pemilik laundry, Yuliana Br Simanjuntak mengalami kerugian Rp8 juta.
Menurut Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, kebakaran itu dipicu kebocoran selang regulator tabung gas elpiji 3 kilogram saat proses penggantian. Bermula, dua karyawan bernama Etik (46) dan Seli Lubis (42) sedang beraktivitas di laundry. Saksi Etik bertugas menyetrika pakaian, sedangkan Seli bertugas mencuci.
Ketika tabung gas mulai habis, saksi Seli kemudian mencoba mengganti tabung gas elpiji 3 Kg yang ada di depan meja setrika. "Namun, saat regulatornya hendak dilepas, terdengar desisan bunyi gas lalu seketika mengeluarkan api," jelas Kompol Tomiyasa, Kamis (22/1/2026) siang.
Melihat ada semburan api dari tabung, kedua karyawan berusaha memadamkan api dengan kain basah yang diambil dari dalam mesin cuci. Tapi semburan api tersebut tetap tidak padam.
Sontak keduanya panik lalu berteriak kebakaran. Warga yang mendengar teriakan kebakaran berdatangan. Mereka memadamkan api menggunakan selang air, namun si jago merah kian membesar, bahkan merambat mengenai pakaian sekitar.
Kebakaran tersebut langsung direspon petugas Pemadam dan Penyelamatan (Damkar) Kota Denpasar. Petugas Damkar tiba menggunakan dua unit mobil pemadam dan berusaha memadamkan api.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas Damkar Kota Denpasar, personel Polsek Denpasar Timur langsung mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah TKP, serta memintai keterangan saksi dan korban.
"Dari hasil identifikasi, kebakaran diduga dipicu kebocoran selang regulator tabung gas elpiji 3 kilogram saat proses penggantian. Pihak korban tidak melaporkan secara resmi kejadian ini ke pihak kepolisian," pungkasnya.
(hes/k.turnip)