Bali Siapkan Zona Kendaraan Listrik di Kawasan Wisata
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyiapkan zonasi penggunaan kendaraan listrik di sejumlah kawasan wisata sebagai langkah strategis mendukung transisi energi bersih dan pariwisata berkelanjutan. Kebijakan tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat rapat percepatan penggunaan kendaraan listrik bersama PT PLN Persero di Jayasabha Denpasar, Sabtu (24/1/2026).
Gubernur Koster mengatakan, kawasan wisata seperti Ubud, Sanur, Kuta, Nusa Dua, dan Nusa Penida akan menjadi wilayah awal penerapan zonasi kendaraan listrik. Langkah ini bertujuan menekan emisi, mengurangi kebisingan, serta menciptakan lingkungan pariwisata yang lebih bersih dan nyaman.
“Ini bisa kita gerakkan dan dorong. Kita mulai dari zonasi kendaraan listrik di kawasan wisata. Nusa Penida juga akan kita siapkan sebagai green island,” ujar Koster.
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yakni menjaga kesucian dan keharmonisan alam beserta isinya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara sekala dan niskala. Selain ramah lingkungan, kendaraan listrik dinilai lebih efisien dan hemat biaya operasional.
Koster menegaskan, Pemprov Bali akan mendorong aparatur sipil negara hingga masyarakat umum untuk beralih ke kendaraan listrik. Upaya ini akan dibarengi dengan penguatan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU serta kampanye masif yang melibatkan komunitas dan pelaku usaha.
“Kendaraan listrik lebih hemat. Tidak perlu beli bensin, tidak perlu ganti oli, dan perawatannya lebih ringan,” katanya.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN Persero Adi Priyanto menyatakan PLN siap mendukung kebijakan zonasi kendaraan listrik di Bali. Ia memastikan suplai listrik yang andal serta percepatan pembangunan infrastruktur pengisian daya, khususnya di kawasan wisata dan koridor perjalanan utama.
PLN juga telah memasukkan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik ke dalam rencana usaha penyediaan tenaga listrik dan rencana jangka panjang perusahaan. Selain itu, PLN menyediakan layanan terintegrasi melalui aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik mengakses lokasi SPKLU dan layanan pengisian daya.
Pemprov Bali berharap, penerapan zonasi kendaraan listrik di kawasan wisata mampu memperkuat citra Bali sebagai destinasi pariwisata hijau dan berkelanjutan sekaligus menjadi contoh pengembangan ekonomi hijau di tingkat nasional.
(sukadana)