Pelaku Pura-pura Tanya Alamat, Karyawati Laundry di Kerobokan Dijambret
BADUNG, PODIUMNEWS.com – Berpura-pura menanyakan alamat, pelaku jambret ini berhasil merampas kalung emas milik karyawati laundry bernama Imeldasianis Dingi Ama (30). Pelaku kabur bersama seorang temannya yang sudah standby dengan sepeda motor.
Insiden itu terjadi di DG Laundry, Jalan Kuwum, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Bali, Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 18.00 Wita. Aksi jambret ini terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Dalam tayangan rekaman CCTV, terlihat korban sedang bekerja di depan mesin cuci. Kemudian, datang pelaku seorang diri mengenakan baju lengan pendek bewarna abu-abu dan mengenakan celana pendek warna hitam serta mengenakan topi warna hitam.
Diketahui, pelaku datang bersama temannya dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam dan berhenti di samping ruko laundry. Seorang pelaku turun dan berpura-pura menanyakan arah menuju Lapangan Pantai Berawa atau Tibubeneng dengan menggunakan bahasa Indonesia berlogat Lombok.
"Pelaku terlihat mengajak bincang korban berpura-pura menanyakan alamat. Tak lama, pelaku tiba-tiba menarik paksa kalung yang dikenakan korban," ungkap PS Kasubsi Penmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Senin (26/1/2026).
Setelah merampas liontin kalung emas tersebut, pelaku langsung kabur ke arah utara sambil membonceng sepeda motor bersama temannya. Akibat kejadian itu, korban kehilangan liontin kalung emas yang diperkirakan senilai Rp500.000. "Korban mengalami luka gores di bagian leher," ucapnya.
Aksi jambret ini kemudian viral di media sosial dan diunggah oleh sejumlah akun media sosial dan menjadi viral. Unit Intelkam Polsek Kuta Utara yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian memintai keterangan korban, saksi, serta memeriksa rekaman CCTV.
"Anggota Reskim masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap pelaku guna mengetahui identitas dan lokasi keberadaan keduanya," ujar Aiptu Ayu.
(hes/k.turnip)