Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Toko di Denpasar
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Kebakaran melanda sebuah toko pakaian di Jalan Antasura Nomor 85, wilayah Banjar Pengukuh, Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Seluruh bangunan toko berlantai dua tersebut ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Api pertama kali muncul dari lantai bawah, tepatnya di area penyimpanan stok pakaian, sebelum kemudian cepat membesar dan menjalar ke seluruh bangunan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Denpasar (Kasi Humas Polresta Denpasar), Iptu I Gede Adhi Saputra Jaya mengatakan pihak kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
“Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari lantai bawah, tepatnya di area penyimpanan stok baju. Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada colokan di tembok sebelah selatan, dekat pajangan pakaian,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).
Menurutnya, setelah terjadi korsleting, percikan api dengan cepat menyambar barang-barang mudah terbakar berupa pakaian, sehingga kobaran api menjalar hingga ke lantai dua dan menghanguskan seluruh isi toko.
“Percikan api cepat membesar karena di sekitar lokasi terdapat banyak bahan mudah terbakar, sehingga api dengan cepat meludeskan seluruh bangunan toko,” jelasnya.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Petugas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar tiba di lokasi beberapa menit kemudian dengan mengerahkan enam unit mobil pemadam.
“Api berhasil dipadamkan setelah kurang lebih satu jam 30 menit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan pemilik toko belum menghitung total kerugian material,” kata Adhi Saputra.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kebakaran, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu utama insiden tersebut.
(hes/sukadana)