Menurut keterangan salah seorang karyawan, Ketut Hendra (40), sebelum terjadinya kebakaran ada dua orang tamu baru masuk dan bermain biliar.
Sementara saksi dan rekan-rekan lainnya sedang bersih-bersih. Beberapa saat, terdengar ledakan kecil disertai percikan api dari kabel listrik yang tersambung ke mesin DJ.
Saksi mengatakan, awalnya muncul ledakan dan percikan api dari kabel yang tersambung ke mesin DJ, kemudian api cepat merambat ke seluruh arena biliar. Selanjutnya, percikan api cepat membesar dan membakar gasbul atau gabus peredam suara.
Saksi Hendra dan karyawan lainnya sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakaran ringan (Akpar), namun api semakin membesar.
"Kobaran api makin membesar dan kepulan asap membesar. Kami semua lari keluar dari ruangan," bebernya lirih.
Sebanyak delapan mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas damkar berjibaku memadamkan api. Selanjutnya, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.42 Wita.
Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di bangunan biliar tersebut. Pihaknya masih melakukan identifikasi di lapangan terkait penyebab kebakaran tersebut.
"Tidak ada korban jiwa. Penyebabnya masih lidik," ungkapnya ke awak media.
(hes/k.turnip)