Podiumnews.com / Aktual / News

Truk Pengangkut Batu Bata Ringan Terguling di Jimbaran

Oleh Kander Turnip • 20 Februari 2026 • 18:39:00 WITA

Truk Pengangkut Batu Bata Ringan Terguling di Jimbaran
Truk pengangkut batu bata ringan (hebel) nopol L 8801 UY, terguling di ?Jalan Raya Uluwatu tanjakan Pura Tegeh Sari, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Jumat (20/2/2026). (foto/hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com Diduga kecelakaan tunggal, sebuah truk pengangkut batu bata ringan (hebel) nopol L 8801 UY, terguling di ‎Jalan Raya Uluwatu tanjakan Pura Tegeh Sari, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 01.00 Wita.

Truk Hino yang disopiri oleh Supriyanto (47), asal Mojokerto, Jawa Timur itu diduga hilang kendali saat melintasi jalan menikung dalam kondisi menanjak hingga akhirnya terguling di badan jalan.

Setelah terguling, truk bermuatan hebel tumpah dan berserakan di badan jalan. Bahkan, posisi truk melintang dan sempat mengganggu arus lalu lintas. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Sebelum kejadian, truk Hino nopol L 8801 UY memuat batu bata ringan bergerak dari arah timur menuju barat dalam posisi menanjak," ujar Kasubnit 2 Gakkum Polresta Denpasar Ipda Nila Cahyaning Wisnu, Jumat (20/2/2026).

Dijelaskannya, saat di lokasi, kondisi jalan yang menikung membuat pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan hingga akhirnya terguling di badan jalan. "Truk menikung sehingga hilang kendali dan terguling (out of control)," ungkapnya.

Peristiwa kecelakaan tersebut langsung direspons Unit Laka Lantas Polresta Denpasar bersama personel Polsek Kuta Selatan. Petugas mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP, mengatur arus lalu lintas, mengumpulkan keterangan, serta berkoordinasi dengan pemilik kendaraan untuk proses evakuasi.

Dikatakannya, proses evakuasi berlangsung cukup lama dengan menggunakan truk crane. Hingga pukul 06.21 Wita, truk beserta muatannya berhasil dievakuasi dari badan jalan dan arus lalu lintas kembali normal setelah sempat terganggu kurang lebih enam jam.

"Kendaraan sudah berhasil dievakuasi. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Untuk kerugian material, pengemudi masih belum memastikan jumlahnya," imbuh Ipda Nila.

(hes/k.turnip)