Podiumnews.com / Aktual / News

Badung Optimalkan TPST, Target Residu Sampah 20 Persen

Oleh Nyoman Sukadana • 22 Februari 2026 • 21:41:00 WITA

Badung Optimalkan TPST, Target Residu Sampah 20 Persen
Bupati Adi Arnawa saat apel peringatan HPSN dan Korve Bersih Sampah, di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta, Minggu (22/2/2025). (foto/sukadana)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan residu sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir maksimal 20 persen melalui optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 di Pantai Kuta, Minggu (22/2/2026).

Target tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa seusai memimpin apel dan aksi korve bersih sampah laut yang dipusatkan di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta.

“Kita tidak bisa lagi bertumpu pada pola kumpul-angkut-buang. Penanganan sampah harus dimulai dari hulu melalui pemilahan yang disiplin dan konsisten,” tegas Adi Arnawa.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Badung telah mengoptimalkan fasilitas pengolahan sementara, termasuk TPST Mengwi dan TPST Padang Seni, guna menekan volume residu sampah yang dibuang ke TPA.

“Kami menargetkan residu yang masuk ke TPA maksimal 20 persen sesuai ketentuan regulasi. Ini bagian dari penguatan tata kelola yang terintegrasi dari hulu hingga hilir,” jelasnya.

Adi Arnawa juga mengakui bahwa kendala yang kerap muncul bukan pada kebersihan pantai, melainkan distribusi dan antrean di TPA. Ia memastikan koordinasi intensif telah diinstruksikan agar pengangkutan dilakukan bertahap.

“Pantai pada dasarnya sudah dibersihkan. Kendala lebih pada distribusi dan antrean di TPA. Kami sudah instruksikan koordinasi agar pengangkutan bertahap sehingga tidak menimbulkan persepsi bahwa pantai tidak terkelola,” ujarnya.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 di Kabupaten Badung mengusung tema Kolaborasi untuk Indonesia ASRI. Kegiatan ini merupakan refleksi atas tragedi longsor Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah pada 21 Februari 2005 yang menjadi titik balik reformasi kebijakan persampahan nasional.

Membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Bupati Badung menyampaikan bahwa pemerintah bergerak di bawah satu visi besar Gerakan Nasional Indonesia ASRI.

“HPSN bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum krusial untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah nasional,” ucapnya saat membacakan sambutan Menteri.

Gerakan Nasional Indonesia ASRI sebelumnya dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 sebagai strategi akseleratif menghadapi krisis persampahan yang dinilai telah memasuki tahap darurat sistemik.

Selain di Pantai Kuta, aksi korve bersih sampah laut dilaksanakan serentak di sejumlah titik lain seperti Pantai Kudeta Seminyak, Pantai Legian, Pantai Jerman, Pantai Kelan, Pantai Kedonganan, Lingkungan Pura Batu Ngaus Cemagi, serta Lingkungan GOR Putra Persada Banjar Angkeb Canging.

Sebagai penguatan evaluasi berbasis kinerja, Pemerintah Kabupaten Badung juga akan menyelenggarakan lomba penanganan sampah mulai 1 Maret 2026 yang mencakup 62 lokasi dari 46 desa dan 16 kelurahan.

“Kami ingin gerakan ini tidak berhenti pada seremoni. Perubahan perilaku harus menjadi fondasi utama, dimulai dari rumah tangga, sekolah, kawasan usaha hingga institusi pemerintahan,” pungkas Adi Arnawa.

(sukadana)