Satu Pelaku Penculikan WNA Ukraina di Bali Ditangkap di NTB
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Salah seorang pelaku yang terlibat penculikan warga negara asing (WNA) asal Ukraina, Igor Mokarav (28) berhasil ditangkap tim gabungan Polda Bali di sebuah vila di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pelaku asal Ukraina berinisial C ini berperan sebagai penyedia kendaraan bagi para rekan-rekannya. Sementara masih ada 6 pelaku lain yang masih diburu polisi.
Kabidhumas Polda Bali Kombespol Ariasandy SIK mengungkapkan, pelaku C ditangkap, Senin (23/2/2026). Sedangkan enam pelaku yang sudah terdeteksi itu semuanya asal Ukraina, yakni RM, BK, AS, VN, SM dan DH.
Kombespol Ariasandy mengatakan, kasus penculikan ini terungkap setelah tim berhasil melacak dua kendaraan bermotor dan satu mobil merek Avanza yang digunakan para pelaku.
Dalam pelacakan itu, tim mendeteksi GPS mobil dan terdeteksi sempat berhenti di sebuah vila di daerah Tabanan. Tim selanjutnya mengecek vila tersebut dan sangat mirip dengan tempat korban merilis videonya yang kemudian viral di media massa.
"Di lokasi vila itu ditemukan jejak darah. Jejak darah itu kami ambil dan identifikasi. Dari mobil juga kami temukan jejak darah dan identik dengan darah korban," jelas Kombes Pol Ariasandy, Jumat (27/2/2026).
Rangkaian penyelidikan pun bergeser ke wilayah NTB, hingga berhasil melacak keberadaan mobil tersebut. Di sana, tim berhasil membekuk pelaku C yang bersembunyi di sebuah vila, tanpa perlawanan. Hasil interogasi, pelaku C mengaku bertugas sebagai penyewa kendaraan.
"Pelaku C ini merupakan WNA. Dia ditetapkan tersangka telah melakukan penyewaan kendaraan menggunakan dokumen palsu. Perannya sebatas menyewa kendaraan dan tidak langsung terlibat dalam penculikan. Dia menyewa mobil tersebut ke Bali dengan bayaran Rp6 juta," ujar Kombespol Ariasandy.
Setelah C ditangkap, tim kembali mendapatkan titik terang bahwa ada 6 pelaku lain yang masih diburu, semuanya warga Ukraina. Sementara dari hasil pendalaman, empat orang di antaranya tercatat sudah melarikan diri keluar Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai.
"Empat orang sudah kabur keluar Bali dari Bandara Ngurah Rai, dan dua orang masih berada di sekitar Bali. Semuanya WNA dan laki-laki," beber perwira melati tiga di pundak ini.
Diungkapkannya, keenam pelaku tersebut dinaikkan status tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia juga memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan interpol untuk menerbitkan red notice terhadap para tersangka. "Mudah-mudahan segera kita amankan yang bersangkutan dan korban penculikan bisa kita ketahui statusnya," imbuhnya.
Soal keterkaitan penemuan potongan tubuh manusia di Ketewel, Gianyar dengan kasus penculikan ini, pihak kepolisian belum memastikan hingga proses uji forensik terhadap potongan tubuh tersebut keluar. "Masalah ditemukannya potongan tubuh kemarin itu masih dalam proses identifikasi. Masih dilakukan pencocokan DNA orang tua korban penculikan ini," tandasnya.
Sebelumnya, Igor Mokarav asal Ukraina dikabarkan diculik saat sedang berlatih sepeda motor di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan. Kejadian ini dilaporkan oleh temannya, Minggu (15/2/2026). Polisi hingga kini masih melakukan pencarian terhadap korban yang disebut sebut anak dari bos mafia Ukraina itu.
(hes/kturnip)