Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Polisi Kirim Sampel Tulang Korban Mutilasi Ketewel ke Mabes Polri

Oleh Kander Turnip • 04 Maret 2026 • 21:45:00 WITA

Polisi Kirim Sampel Tulang Korban Mutilasi Ketewel ke Mabes Polri
Polisi memeriksa kasus penemuan potongan tubuh korban mutilasi di muara Sungai Wos Teben, Banjar Keden, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali. (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com Kasus penemuan potongan tubuh korban mutilasi di muara Sungai Wos Teben, Banjar Keden, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, belum ada perkembangan berarti. Pemeriksaan tes DNA terhadap potongan tubuh terdiri dari kepala, badan dan kaki itu mengalami kendala karena sebagian besar jaringan tubuh telah rusak.

Guna mempercepat hasil pemeriksaan tes DNA, Polda Bali mengirimkan enam sampel tulang korban yang diduga warga negara asing ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, Selasa (3/3/2026). Sedangkan untuk hasil uji laboratorium tersebut diperkirakan keluar dalam beberapa hari ke depan.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan, enam sampel tulang dikirim ke Puslabfor Mabes Polri karena peralatan di sana lebih lengkap dan canggih. Sehingga diharapkan, pemeriksaan melalui jaringan tulang itu dapat membantu mengungkap identitas korban.

“Jaringan tubuh korban sudah rusak sehingga alternatifnya menggunakan jaringan tulang. Kami masih menunggu hasil tes DNA tersebut dalam beberapa hari ke depan,” ungkap Kombes Ariasandy, Rabu (4/3/2026).

Dikatakannya, hasil tes DNA dari enam sampel tulang tersebut juga penting untuk kepentingan penyelidikan kasus penculikan warga negara asing (WNA) asal Ukraina bernama Igor Komarav (28) yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Sementara dari hasil uji DNA dari bercak darah yang ditemukan di salah satu vila di Tabanan dan di dalam mobil yang disewa para terduga pelaku dinyatakan identik dengan DNA Igor Komarav. Bahkan, sampel tersebut juga identik dengan DNA ibu korban.

“Bercak darah yang ditemukan di vila dan di dalam mobil dipastikan milik korban penculikan. Namun, kami belum dapat mengaitkan kasus tersebut dengan temuan potongan jenazah, karena masih menunggu hasil tes DNA korban mutilasi,” ujarnya.

Diinformasikan, Igor Mokarav (28) asal Ukraina dilaporkan hilang, Minggu (15/2/2026) saat sedang berlatih naik sepeda motor di Jimbaran, Kuta Selatan. Hasil penyelidikan, polisi berhasil mengamankan seorang warga negara asing berinisial C di sebuah vila di Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (23/2/2026).

Pelaku C yang bertugas memfasilitasi kendaraan menuju ke Bali itu berkomplot bersama 6 pelaku lainnya, yakni inisial RM, BK, AS, VN, SM, dan DH. Keenam pelaku yang semuanya warga Ukraina itu telah ditetapkan tersangka dan dimasukan sebagai red notice Interpol. Namun dari penyelidikan, empat pelaku dikabarkan sudah berada di luar negeri. Sedangkan dua lainnya masih berada di Indonesia.

Seiring pengejaran terhadap para pelaku, warga menemukan potongan tubuh manusia diduga korban mutilasi di muara Sungai Wos Teben, Banjar Keden, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Kamis (26/2/2026) pagi. Dugaan kuat potongan tubuh itu mengarah ke Igor Mokarav yang kini masih didalami polisi.

(hes/kturnip)