Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Jaya Negara Pimpin Persembahyangan Tumpek Wayang Denpasar

Oleh Nyoman Sukadana • 14 Maret 2026 • 20:47:00 WITA

Jaya Negara Pimpin Persembahyangan Tumpek Wayang Denpasar
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memimpin persembahyangan bersama Rahina Tumpek Wayang di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Sabtu (14/3/2026). (foto/sukadana)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama dalam rangka memperingati Rahina Tumpek Wayang di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Sabtu (14/3/2026) pagi. Persembahyangan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, serta masyarakat yang turut mengikuti persembahyangan bersama.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menjelaskan bahwa secara filosofis Rahina Tumpek Wayang merupakan hari suci pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang diyakini memberi pencerahan dalam kehidupan manusia.

“Tumpek Wayang merupakan momentum spiritual yang mengingatkan kita akan pentingnya pencerahan dalam kehidupan, menerangi kegelapan, serta membangkitkan daya kesenian dan keindahan dalam setiap ciptaan,” ujar Jaya Negara.

Ia menambahkan bahwa dalam tradisi umat Hindu Bali, Rahina Tumpek Wayang juga menjadi waktu untuk mengupacarai berbagai sarana kesenian seperti wayang, barong, rangda, topeng, hingga berbagai jenis gamelan.

“Melalui ritual ini umat Hindu menyampaikan rasa syukur kepada Sang Hyang Taksu yang menjadi sumber inspirasi dan kekuatan spiritual dalam dunia kesenian,” kata Jaya Negara.

Menurutnya, Sang Hyang Taksu dalam tradisi Bali kerap disimbolkan melalui kesenian wayang kulit karena di dalamnya terkandung nilai filosofi, estetika, dan makna kehidupan yang mendalam.

Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Denpasar Ida Bagus Alit Surya Antara menjelaskan bahwa persembahyangan bersama ini dipuput oleh Ida Pedanda Made Taman Dwija Putra dari Grya Pahang Penatih.

“Prosesi diawali dengan sesolahan Wayang Lemah yang diiringi suara kekidungan suci sebelum dilanjutkan dengan rangkaian persembahyangan bersama,” ujar Ida Bagus Alit Surya Antara.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan energi positif bagi seluruh peserta serta menjadi momentum untuk melakukan mulatsarira atau introspeksi diri.

“Semoga melalui peringatan Tumpek Wayang ini kita semua diingatkan untuk selalu melakukan introspeksi diri dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik ke depan,” kata Ida Bagus Alit Surya Antara.

Persembahyangan berlangsung khidmat dengan diikuti para pejabat dan masyarakat yang membaur bersama dalam suasana penuh kekhusyukan di kawasan Pura Agung Jagatnatha Denpasar.

(sukadana)