Podiumnews.com / Muda / Komunitas

Bupati Badung Tutup Jegeg Bungan Kuta 2026

Oleh Nyoman Sukadana • 22 Maret 2026 • 20:10:00 WITA

Bupati Badung Tutup Jegeg Bungan Kuta 2026
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menutup Jegeg Bungan Desa 2026 di Pura Segara Kuta, Sabtu (21/3/2026). (foto/sukadana)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup perlombaan Jegeg Bungan Desa 2026 yang menjadi bagian dari Festival Seni Budaya XIV Desa Adat Kuta di Open Stage Majelangu, Pura Segara Kuta, Sabtu (21/3/2026). Prosesi penutupan ditandai dengan peniupan sungu sebagai simbol berakhirnya rangkaian kegiatan budaya tersebut.

Kehadiran Bupati didampingi Ketua DPRD Badung I Gst Anom Gumanti, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, anggota DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, Ketua Gatriwara Badung Nyonya Ayu Trisna Anom Gumanti, Camat Kuta D Ngurah Bayudewa, serta unsur Tripika Kecamatan Kuta. Turut hadir Lurah Kuta I Putu Dedik Adi Ardiana, Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana, dan tokoh masyarakat setempat.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian seni dan budaya, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana motivasi sebesar Rp50 juta kepada panitia kegiatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan festival budaya di wilayah Kuta.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Badung, saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan Festival Seni Budaya XIV Desa Adat Kuta serta Lomba Jegeg Bungan Desa 2026. Tema Samudramanthana ini merupakan wujud kreativitas dan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya bangsa,” ujar I Wayan Adi Arnawa.

Ia menegaskan bahwa pariwisata Badung berbasis budaya sehingga kegiatan seperti festival ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata. Menurutnya, ajang tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi positif dalam melestarikan budaya daerah.

“Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan mampu menjadi pelopor yang peduli terhadap keberlanjutan pariwisata di Kabupaten Badung,” katanya.

Lebih lanjut, Adi Arnawa menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kreativitas masyarakat, termasuk memberikan penghargaan bagi mereka yang berprestasi hingga tingkat provinsi maupun nasional.

“Pemerintah Kabupaten Badung akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan seni dan budaya. Bagi masyarakat yang mampu mengharumkan nama daerah akan diberikan insentif sebagai bentuk motivasi agar terus berkarya lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana melaporkan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk pelaksanaan Hari Suci Nyepi di wilayah Kuta, berjalan dengan tertib dan tanpa pelanggaran. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjalankan Catur Brata Penyepian.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Ini menjadi bukti kesadaran masyarakat Kuta dalam menjaga ketertiban dan nilai-nilai adat,” kata I Komang Alit Ardana.

Ia menjelaskan Festival Seni Budaya XIV Desa Adat Kuta telah berlangsung sejak 7 Maret 2026 dengan berbagai kegiatan budaya. Puncak acara ditandai dengan penutupan Lomba Jegeg Bungan Desa yang mengangkat tema Samudramanthana.

“Konsep ini melambangkan proses perjuangan, kerja sama, dan usaha bersama untuk mencapai keseimbangan dan keharmonisan kehidupan,” ujarnya.

(sukadana)