Podiumnews.com / Muda / Komunitas

Operet Tekiber Buktikan Seni Pertunjukan Jadi Media Edukasi Generasi Muda

Oleh Nyoman Sukadana • 14 Juni 2026 • 15:59:00 WITA

Operet Tekiber Buktikan Seni Pertunjukan Jadi Media Edukasi Generasi Muda
eater Kini Berseri (Tekiber) menampilkan operet "Princess Panda: The Art of Light and Shadow" dalam D'Youth Fest 6.0 sebagai media edukasi dan penguatan karakter generasi muda melalui seni pertunjukan. (Foto: Sukadana)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Penampilan Teater Kini Berseri (Tekiber) dalam gelaran D'Youth Fest 6.0 membuktikan bahwa seni pertunjukan tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media edukasi yang efektif dalam menyampaikan pesan sosial dan membangun karakter generasi muda.

Melalui operet bertajuk "Princess Panda: The Art of Light and Shadow", Tekiber menghadirkan kisah tentang keseimbangan hidup, harmoni, dan pertumbuhan. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu penampilan yang mencuri perhatian dalam D'Youth Fest 6.0 sekaligus memperkaya pengalaman festival yang mengusung tema besar Feel The Grow.

Creative Director pertunjukan, I Gede Benny Dipo Pratama, menjelaskan bahwa tema "Princess Panda: The Art of Light and Shadow" dipilih untuk menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menemukan keseimbangan di tengah perbedaan.

“Princess Panda: The Art of Light and Shadow mengangkat pesan tentang pentingnya keseimbangan dalam kehidupan. Melalui perjalanan para tokohnya yang berasal dari dunia dan pandangan yang berbeda, pertunjukan ini menggambarkan bagaimana harmoni dapat tercipta ketika perbedaan tidak lagi menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi,” ujarnya, Minggu (14/6/2026) di Denpasar.

Menurut Benny, kisah tersebut sejalan dengan semangat REGROW yang mengajak generasi muda bertumbuh melalui pemahaman, penerimaan, dan keberanian membangun kembali keseimbangan sebagai fondasi masa depan yang lebih baik.

Ia menilai seni pertunjukan memiliki peran penting sebagai medium edukasi karena mampu menyampaikan nilai-nilai sosial melalui pendekatan yang kreatif, komunikatif, dan dekat dengan kehidupan anak muda.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, mengapresiasi partisipasi Tekiber yang dinilai turut mendukung semangat kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif dalam D'Youth Fest 6.0.

“Kami mengapresiasi keterlibatan Teater Kini Berseri yang telah memberikan suguhan seni pertunjukan berkualitas sekaligus memperlihatkan potensi luar biasa anak muda Denpasar. Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa sektor kreatif memiliki peran besar dalam memperkuat identitas kota, sekaligus menjadi ruang positif untuk pengembangan karakter, kreativitas, dan produktivitas generasi muda,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Badan Kreatif Kota Denpasar (BKRAF), Ari Setiya Wibawa. Menurutnya, kehadiran Tekiber setiap tahun selalu mampu menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat pesan edukatif dan inspiratif bagi generasi muda.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Tekiber dalam D'Youth Fest kali ini dan dari tahun ke tahun selalu tampil memukau. Apa yang ditampilkan tidak hanya sebatas pertunjukan seni, tetapi juga menghadirkan pesan mendalam yang relevan dengan semangat REGROW. Ini membuktikan bahwa kreativitas anak muda melalui seni teater mampu memberikan edukasi sekaligus inspirasi bagi generasi muda lainnya,” kata Ari.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan komunitas seni seperti Tekiber menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Kota Denpasar. Melalui D'Youth Fest, talenta muda diharapkan memiliki ruang yang semakin luas untuk berekspresi, berjejaring, dan menghasilkan karya-karya kreatif yang berdampak.

Benny juga menyampaikan apresiasi kepada BKRAF Kota Denpasar dan Pemerintah Kota Denpasar yang terus membuka ruang kreatif bagi generasi muda.

“Kami mengapresiasi BKRAF dan Pemerintah Kota Denpasar atas dukungannya dalam menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda melalui D'Youth Fest. Kami juga bangga dapat berpartisipasi melalui Operet This Week, sebagai salah satu rangkaian acara yang mengangkat potensi seni pertunjukan di kalangan anak muda,” ungkapnya.

Menurutnya, Denpasar memiliki potensi seni pertunjukan yang besar karena didukung talenta muda yang kreatif, komunitas yang aktif, dan kekayaan budaya yang terus menjadi sumber inspirasi. Karena itu, seni pertunjukan perlu terus dikembangkan sebagai sarana edukasi, kolaborasi, dan penguatan produktivitas generasi muda.

“Semoga D'Youth Fest terus menjadi wadah yang mendorong tumbuhnya talenta baru dan memperkuat Denpasar sebagai kota yang kreatif,” tutup Benny.

(sukadana)


Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.