Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Kapolri Pantau Arus Balik Lebaran di Bali

Oleh Kander Turnip • 24 Maret 2026 • 22:47:00 WITA

Kapolri Pantau Arus Balik Lebaran di Bali
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan pemantauan arus balik Lebaran dari Pusat Informasi Terpadu Command Center (PITC) di kawasan ITDC Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (24/3/2026). .(foto/hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama rombongan tiba di Bali, Selasa (24/3/2026). Orang nomor satu pimpinan Polri ini melakukan pemantauan arus balik Lebaran dari Pusat Informasi Terpadu Command Center (PITC) di kawasan ITDC Nusa Dua, Badung. 
 
Pemantauan melalui video conference dengan jajaran di sejumlah daerah di Indonesia itu dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., Pangdam IX/Udayana Mayjen. TNI. Piek Budyakto, S.H., M.H., dan stakeholder terkait lainnya. 
 
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengatakan secara umum arus mudik Lebaran berjalan normal dan terkendali. Berdasarkan laporan Korlantas Polri, terjadi peningkatan jumlah pemudik dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara di sisi lain, angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas justru mengalami penurunan. 
 
“Secara umum seluruh kegiatan berjalan baik. Terjadi peningkatan jumlah pemudik, namun angka kecelakaan dan fatalitas menurun. Ini harus kita pertahankan hingga arus balik selesai,” ujar Kapolri saat menggelar konfrensi pers, di Halaman PITC, Selasa (24/3/2026). 
 
Kapolri mengungkapkan, puncak arus balik diperkirakan mulai terjadi dari tanggal 24 Maret. Sebagai antisipasi kepadatan, pemerintah memberikan relaksasi dengan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Sehingga masyarakat luas bisa melakukan perjalanan pada 25 hingga 27 Maret 2026. 
 
"Kami harapkan masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan ini agar tidak menumpuk di hari puncak, sehingga arus lalu lintas bisa lebih terurai,” ucapnya. 
 
Selain itu, Kapolri juga menyoroti peningkatan aktivitas wisata di Bali yang meski memasuki low season, tapi tetap mengalami kenaikan kunjungan wisatawan domestik. Dikatakannya, kondisi ini juga terjadi di sejumlah daerah wisata lain, seperti Yogyakarta, Pangandaran, dan kawasan Puncak. 
 
"Hal ini menjadi perhatian kita, karena arus balik tidak hanya diisi oleh pekerja yang kembali ke daerah asal, tetapi juga pergerakan wisatawan yang masih berlangsung," beber jenderal bintang 4 di pundak ini. 
 
Kapolri mengingatkan kepada jajarannya untuk mewaspadai potensi cuaca buruk, khususnya di wilayah penyeberangan. Ia berharap agar seluruh personel siap melakukan rekayasa lalu lintas apabila terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem. 
 
"Kita minta seluruh anggota siaga, terutama di titik penyeberangan, agar pengaturan bisa dilakukan dengan cepat jika terjadi cuaca yang tidak bersahabat,” tegasnya.
 
Kapolri menambahkan, keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik merupakan hasil sinergi seluruh pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait. 
 
"Keberhasilan ini adalah keberhasilan bersama. Sinergi dan kolaborasi harus terus kita jaga agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal,” tandasnya