Podiumnews.com / Aktual / Olahraga

Bali Bidik Talenta Sepak Bola Nasional dari Soekarno Cup

Oleh Nyoman Sukadana • 10 Mei 2026 • 11:15:00 WITA

Bali Bidik Talenta Sepak Bola Nasional dari Soekarno Cup
Ketua Panitia Liga Kampung Soekarno Cup III, I Wayan Adi Arnawa saat jumpa pers Liga Kampung Soekarno Cup III Provinsi Bali di GOR Ngurah Rai Denpasar, Sabtu (9/5/2026). (foto/sukadana)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Liga Kampung Soekarno Cup III Provinsi Bali resmi bergulir di GOR Ngurah Rai Denpasar, Sabtu (9/5/2026). Turnamen antarkabupaten/kota se-Bali itu tak sekadar menjadi ajang kompetisi sepak bola rakyat, tetapi juga diarahkan sebagai ruang pembinaan pemain muda potensial menuju level nasional.

Sebanyak sembilan tim dari kabupaten/kota se-Bali ambil bagian dalam turnamen tersebut, yakni Denpasar, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli, Buleleng, Karangasem, Tabanan, dan Jembrana. Kompetisi berlangsung mulai 9 hingga 23 Mei 2026 dengan total hadiah mencapai Rp117 juta.

Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua Panitia Nasional Liga Kampung Soekarno, Komarudin Watubun mengatakan Soekarno Cup bukan hanya ajang mencari kemenangan di lapangan hijau. Menurutnya, turnamen tersebut dirancang sebagai ruang pembentukan karakter, solidaritas, dan nasionalisme generasi muda melalui olahraga.

“Kegiatan Soekarno Cup bukan sekadar ajang kompetisi. Ini adalah ruang pembinaan karakter, solidaritas, dan semangat kebangsaan yang berakar pada nilai-nilai perjuangan Bung Karno,” ujar Komarudin saat membuka turnamen.

Ia menegaskan sepak bola memiliki kekuatan besar dalam membangun disiplin, kepemimpinan, dan semangat gotong royong di kalangan generasi muda. Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Sportivitas itu penting. Kita bermain sesama saudara, jadi jangan sampai terjadi keributan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Liga Kampung Soekarno Cup III sekaligus Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa mengatakan turnamen tahun ini juga difokuskan untuk menjaring bibit pemain potensial Bali yang bisa menembus kompetisi profesional nasional.

Menurut Adi Arnawa, panitia telah menyiapkan sistem pemantauan bakat selama turnamen berlangsung. Pemain-pemain terbaik nantinya akan diproyeksikan mengikuti kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Liga 2, Liga 1, hingga Elite Pro Academy (EPA).

“Kami berharap atlet-atlet yang lahir dari turnamen ini dapat menembus kompetisi profesional seperti Liga 2, Liga 1, hingga Elite Pro Academy. Nantinya akan ada pemandu bakat untuk melihat pemain-pemain potensial,” ujarnya.

Ia menilai sepak bola bukan hanya hiburan masyarakat, melainkan instrumen penting dalam membangun jiwa korsa, solidaritas, dan semangat persatuan generasi muda Bali.

“Liga Kampung Soekarno Cup ini merupakan bagian dari upaya membumikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno, khususnya semangat persatuan dan kebersamaan melalui olahraga,” katanya lagi.

Babak penyisihan Liga Kampung Soekarno Cup III digelar di Stadion Ngurah Rai dan Stadion Kompyang Sujana Denpasar pada 9–17 Mei 2026. Semifinal dijadwalkan berlangsung 20 Mei, sedangkan partai final akan digelar 23 Mei 2026 di Stadion Ngurah Rai Denpasar.

Selain memperebutkan gengsi sebagai tim terbaik Bali, peserta juga memburu hadiah dengan total Rp117 juta. Juara pertama memperoleh Rp50 juta, juara kedua Rp30 juta, juara ketiga Rp15 juta, dan juara harapan I Rp7,5 juta. Panitia juga menyiapkan penghargaan pemain terbaik, top scorer, dan tim fair play masing-masing Rp5 juta.

Komarudin kembali mengingatkan bahwa semangat persaudaraan harus tetap menjadi fondasi utama turnamen. Menurutnya, olahraga harus menjadi alat pemersatu masyarakat sekaligus ruang lahirnya generasi muda berkarakter.

“Dengan kedisiplinan dan kebersamaan, Soekarno Cup bisa terus berkembang menjadi kegiatan yang bermakna dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” tandasnya. 

(sukadana)

Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.