Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Bupati Adi Arnawa Tutup Bazar Amal Banjar Teba Sari

Oleh Nyoman Sukadana • 17 Mei 2026 • 20:44:00 WITA

Bupati Adi Arnawa Tutup Bazar Amal Banjar Teba Sari
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menutup Bazar Amal Pembangunan Banjar Teba Sari di Balai Banjar Teba Sari, Kuta. (foto/sukadana)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus menutup secara resmi kegiatan Bazar Amal Pembangunan Banjar Teba Sari, Kelurahan Kuta, yang berlangsung di Balai Banjar Teba Sari, Sabtu (16/5/2026) malam.

Kegiatan yang mengusung tema “Melarapan Antuk Amal Bazar Desa Adat Kuta, Tincapang Rasa Pasuwitran lan Ngajegang Adat Budaya, Nyujur Jagat Santih” tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri masyarakat setempat serta berbagai unsur pemerintahan dan adat.

Turut hadir Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, anggota DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, Sekretaris Camat Kuta, Lurah Kuta, para Kelian Adat dan Kelian Dinas se-Kelurahan Kuta.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa bangga dapat hadir dan bertemu langsung dengan masyarakat Kuta, khususnya warga Banjar Teba Sari. Ia menilai kegiatan bazar amal tersebut tidak hanya mempererat rasa kebersamaan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga adat, seni, dan budaya Bali.

“Saya merasa bangga bisa hadir di tengah masyarakat Banjar Teba Sari. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dijaga karena menjadi kekuatan utama masyarakat adat di Bali,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa juga menyoroti berbagai tantangan yang tengah dihadapi kawasan Kuta sebagai destinasi wisata internasional, salah satunya persoalan kemacetan yang dinilai turut mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung berencana melakukan pembelian lahan parkir guna mengurangi kendaraan yang parkir di bahu jalan.

“Kami sedang menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengurai kemacetan di kawasan Kuta, termasuk penyediaan lahan parkir agar kawasan wisata menjadi lebih nyaman,” katanya.

Selain itu, Bupati juga menyinggung penanganan abrasi di kawasan Pantai Kuta yang saat ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemkab Badung, lanjutnya, akan segera melakukan langkah penanganan abrasi sekaligus merencanakan pembangunan jogging track yang membentang dari pesisir Kuta hingga pesisir Canggu.

“Dengan berbagai upaya tersebut, saya yakin Kuta dapat kembali bangkit seperti dahulu,” ucapnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan guna mendukung pemulihan indeks pariwisata di wilayah Kuta dan sekitarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Ketut Wiradana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Badung beserta seluruh undangan yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Bazar Amal telah berlangsung sejak 6 hingga 16 Mei 2026 dan merupakan program rutin Desa Adat Kuta yang digelar setiap enam bulan sekali secara bergilir di 13 banjar di wilayah Kuta.

“Kegiatan ini bertujuan melestarikan seni, adat, dan budaya lokal, sekaligus mendukung parade ogoh-ogoh serta berbagai kegiatan seni tradisional lainnya di wilayah Kuta,” jelasnya.

Suasana penutupan bazar berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, ditandai dengan antusiasme masyarakat yang memadati area kegiatan hingga malam hari.

(sukadana)

Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.