Podiumnews.com / Aktual / Ragam

Badung Ajak Masyarakat Bertindak Hadapi Perubahan Iklim

Oleh Nyoman Sukadana • 07 Juni 2026 • 19:11:00 WITA

Badung Ajak Masyarakat Bertindak Hadapi Perubahan Iklim
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster saat Aksi Kerja Bakti Bersih Lingkungan (Kurve) Serentak di kawasan Pantai Samuh, Benoa, Kuta Selatan, Sabtu (6/6/2026). (foto/sukadana)

BADUNG, PODIUMNEWS.com - Pemerintah Kabupaten Badung mengajak masyarakat mengambil tindakan nyata dalam menghadapi perubahan iklim melalui berbagai langkah sederhana yang dapat dimulai dari lingkungan terdekat, seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat mengikuti Aksi Kerja Bakti Bersih Lingkungan (Kurve) Serentak di kawasan Pantai Samuh, Benoa, Kuta Selatan, Sabtu (6/6/2026), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Kegiatan yang dipimpin Gubernur Bali I Wayan Koster tersebut dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sebuah gerakan nasional yang mendorong pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

Aksi yang mengacu pada Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup Nomor 09 Tahun 2026 itu melibatkan unsur Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga komunitas peduli lingkungan.

Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, dunia mengusung tema "Act Now for Climate: Saatnya Bekerja untuk Iklim" sebagai seruan untuk mempercepat aksi menghadapi perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan.

Saat apel, Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat. Dalam sambutan tersebut ditegaskan komitmen Indonesia untuk mencapai target pengurangan emisi Nationally Determined Contribution (NDC) 2030 melalui berbagai langkah konkret, termasuk pengelolaan sampah yang lebih baik.

Pemerintah juga mendorong pemilahan sampah dari sumber, pengurangan plastik sekali pakai, serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini menjadi pengingat bahwa persoalan perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan tantangan yang sudah dirasakan saat ini.

“Tema Act Now for Climate mengingatkan kita bahwa upaya menjaga lingkungan tidak bisa ditunda lagi. Perubahan iklim telah menjadi tantangan nyata yang dampaknya dirasakan hingga ke tingkat daerah. Karena itu, diperlukan aksi bersama yang dimulai dari lingkungan terkecil, mulai dari keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga komunitas,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan adalah memperkuat pengelolaan sampah dari sumber guna mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA) sekaligus menekan pencemaran lingkungan.

“Melalui Gerakan Indonesia ASRI, kami mengajak seluruh masyarakat untuk membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan. Mulailah dari hal sederhana seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama, langkah kecil ini akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” kata Adi Arnawa.

Ia menegaskan keberhasilan menjaga lingkungan hidup membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Keberhasilan menjaga lingkungan tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata. Melalui semangat Act Now for Climate, kami mengajak semua pihak untuk mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi dampak perubahan iklim,” tegasnya.

Usai mengikuti aksi bersih lingkungan di Pantai Samuh, jajaran kepala daerah dan peserta kegiatan melanjutkan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan mengikuti peringatan nasional secara daring yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

(sukadana)

Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.