Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Bupati Sanjaya Dorong Tiap Kecamatan Kembangkan Festival Budaya

Oleh Nyoman Sukadana • 08 Juni 2026 • 07:40:00 WITA

Bupati Sanjaya Dorong Tiap Kecamatan Kembangkan Festival Budaya
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menutup Festival Kecamatan Tabanan (FESTA) II yang dirangkaikan dengan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Gedung Kesenian I Ketut Maria. (foto/sukadana)

TABANAN, PODIUMNEWS.com - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mendorong seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan untuk terus mengembangkan festival budaya sebagai wadah pelestarian seni, tradisi, dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Bali.

Hal tersebut disampaikan Sanjaya saat menghadiri sekaligus menutup secara resmi Festival Kecamatan Tabanan (FESTA) II yang dirangkaikan dengan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Cokorda Anglurah Tabanan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, pimpinan perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, para camat se-Kabupaten Tabanan, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sanjaya menegaskan bahwa Tabanan memiliki kekayaan seni, budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang perlu terus dijaga serta diperkenalkan kepada generasi muda. Menurutnya, festival budaya menjadi sarana penting untuk memberikan ruang bagi seniman dan masyarakat dalam menampilkan potensi yang dimiliki.

"Kalau tidak pernah diperjuangkan, tidak pernah diberikan ruang dan waktu untuk mereka tampil, siapa yang akan tahu. Maka dari itu saya sampaikan, apapun yang kita miliki, kearifan lokal itu tampilkan, berikan ruang dan waktu sehingga itu menjadi produk warisan budaya kita," ujar Sanjaya.

Ia menilai setiap kecamatan memiliki potensi budaya yang berbeda dan layak dikembangkan melalui festival-festival yang berkelanjutan. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga dapat memperkenalkan kembali berbagai tradisi yang pernah berkembang di tengah masyarakat.

Sanjaya mengapresiasi pelaksanaan FESTA II yang melibatkan generasi muda, khususnya Sabha Yowana Desa Adat se-Kecamatan Tabanan. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi bukti nyata komitmen dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah.

"Saya sangat bangga melihat semangat dan kreativitas generasi muda yang ikut terlibat dalam festival ini. Mereka telah menunjukkan komitmen untuk menjaga seni, budaya, dan tradisi yang menjadi jati diri masyarakat Tabanan," katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut ditampilkan Tari Teater Pangkung, salah satu karya Maestro Tari I Ketut Maria asal Tabanan. Penampilan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama festival sekaligus upaya menghidupkan kembali warisan seni budaya daerah.

Pada kesempatan yang sama, Sanjaya juga menyerahkan Penghargaan Pramana Patra Abdi Winangun serta penghargaan kepada para pemenang Lomba Musatwa Bali sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam pelestarian budaya dan kearifan lokal Bali.

Menurut Sanjaya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus memperkuat nilai budaya, karakter masyarakat, serta kehidupan sosial yang harmonis.

"Tabanan harus maju secara pembangunan, tetapi tetap berakar kuat pada adat, budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang kita miliki," tegasnya.

Melalui pelaksanaan FESTA II, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi agenda budaya berkelanjutan yang memberi ruang bagi seniman dan generasi muda untuk berekspresi, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah berbasis budaya.

(sukadana)

Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.