Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Galungan-Kuningan Dijadikan Instrumen Penguatan Solidaritas Umat di Badung

Oleh Nyoman Sukadana • 14 Juni 2026 • 15:36:00 WITA

Galungan-Kuningan Dijadikan Instrumen Penguatan Solidaritas Umat di Badung
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta. (Dok: Prokopim Badung)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Badung menjadikan perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026 sebagai instrumen untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan umat Hindu di daerah setempat. Momentum kemenangan Dharma melawan Adharma itu dinilai tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi ruang mempererat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, sebanyak 82.420 kepala keluarga (KK) umat Hindu di Badung menerima bantuan sebesar Rp2 juta per KK menjelang Hari Raya Galungan yang jatuh pada 17 Juni 2026 dan Hari Raya Kuningan pada 27 Juni 2026.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung. Keduanya mengajak masyarakat memaknai perayaan tersebut sebagai momentum memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan umat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, kami mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat sedharma. Hari Raya Galungan adalah waktu yang tepat untuk menghaturkan penghormatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam segala manifestasinya dalam penciptaan dunia dan isinya,” ujar Bupati Adi Arnawa dalam keterangannya.

Menurutnya, Hari Raya Galungan dan Kuningan mengandung pesan mendalam agar umat Hindu tidak hanya meningkatkan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga memperkuat hubungan antarsesama melalui semangat persaudaraan dan kebersamaan.

Adi Arnawa menegaskan Hari Raya Kuningan merupakan momentum untuk memohon keselamatan, perlindungan, dan petunjuk lahir batin kepada Dewa Batara dan para Pitara. Karena itu, umat Hindu di Badung diharapkan mampu membangun kesatuan rohani dan pikiran sebagai manifestasi nyata dari dharma.

“Umat Hindu khususnya di Kabupaten Badung diharapkan merenung untuk selalu bersatu dalam kekuatan rohani dan pikiran. Kesatuan dalam rohani dan pemikiran yang jernih adalah manifestasi dari dharma yang ada dalam diri,” tegasnya.

Ia menambahkan, apabila seluruh umat Hindu di Badung mampu menjalankan ajaran dharma dengan penuh kesadaran, maka nilai-nilai kebajikan akan terus tegak dan menjadi perekat kehidupan sosial masyarakat.

Melalui perayaan suci tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung berharap semangat kemenangan Dharma melawan Adharma tidak berhenti pada pelaksanaan ritual keagamaan semata, melainkan diwujudkan dalam bentuk solidaritas, kepedulian sosial, serta kebersamaan antarsesama umat.

“Sekali lagi, Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa selalu melimpahkan anugerah kepada kita semua dalam menjalankan swadharma, serta diberikan kesehatan dan kedamaian,” tutup Adi Arnawa.

(sukadana)


Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.