Turis Jerman Kagum Budaya Bali di PKB 2026
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Antusiasme terhadap Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 tidak hanya datang dari masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara. Seorang turis asal Jerman, Julia, mengaku terpesona dengan kekayaan budaya yang ditampilkan dalam rangkaian pembukaan PKB 2026 di Denpasar, Sabtu (13/6/2026).
Julia mengatakan, Bali memiliki keunikan karena mampu mengintegrasikan budaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Menurutnya, hal itu tercermin dari kemeriahan Peed Aya atau pawai budaya yang menampilkan ragam seni dan tradisi dari seluruh kabupaten dan kota di Bali.
“Saya menyukai acara ini. Saya sangat menyukai bagaimana Bali mengintegrasikan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Pawai ini, kostum-kostumnya, dan nilai-nilai yang ditampilkan sangat indah,” kata Julia.
Ia mengaku menikmati seluruh rangkaian acara dan mengabadikan berbagai momen selama pawai berlangsung. Bahkan, pengalaman tersebut dibagikannya kepada teman-temannya di Jerman sebagai bentuk kekaguman terhadap budaya Bali.
“Terima kasih karena saya bisa menjadi bagian dari acara ini. Saya sangat menikmatinya dan membagikan foto-fotonya kepada teman-teman saya,” ujarnya.
Apresiasi wisatawan mancanegara tersebut sejalan dengan optimisme Kementerian Pariwisata terhadap penyelenggaraan PKB 2026. Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menilai pertunjukan seni dan budaya menjadi salah satu daya tarik utama yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali.
“Atraksi atau pentas kesenian merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan. Ditambah lagi pelaksanaannya bertepatan dengan libur sekolah dan musim liburan musim panas. Mudah-mudahan target 1,6 juta pengunjung bisa tercapai, atau bahkan melampaui target,” kata Ni Luh Puspa.
PKB 2026 berlangsung mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026 dan kembali masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Event budaya terbesar dan tertua di Bali ini mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” atau “Memuliakan Jiwa Paripurna”.
Pada pembukaan PKB 2026, pawai budaya Peed Aya menampilkan hasil kurasi potensi seni, budaya, alam, ekonomi, dan pariwisata dari sembilan kabupaten/kota di Bali. Keberagaman atraksi tersebut menjadi bukti bahwa budaya Bali tetap hidup, berkembang, dan memiliki daya tarik kuat di mata wisatawan dunia.
Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan, kebudayaan merupakan fondasi utama pembangunan di Bali sekaligus basis pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
“Kebudayaan berperan dalam segala aspek kehidupan, antara lain sebagai basis pengembangan pariwisata Bali, sumber lahirnya karya seni yang kreatif dan inovatif, serta sumber pengembangan ekonomi kreatif,” kata Koster.
(sukadana)