Podiumnews.com / Aktual / News

Dua Buruh Terjebak Pasang Laut di Bawah Tebing Uluwatu

Oleh Nyoman Sukadana • 28 Juni 2026 • 22:23:00 WITA

Dua Buruh Terjebak Pasang Laut di Bawah Tebing Uluwatu
Tim SAR gabungan menyiapkan operasi vertical rescue untuk mengevakuasi dua buruh proyek yang terjebak pasang laut di bawah tebing kawasan Pura Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Minggu (28/6/2026). (foto/hes)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com – Dua buruh proyek berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan setelah terjebak air pasang di bawah tebing kawasan Pura Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Minggu (28/6/2026) pagi.

Kedua korban, yakni Rendi (20) dan Tarmuji (50), berhasil diselamatkan melalui operasi evakuasi menggunakan teknik lowering dan lifting dari atas tebing setinggi sekitar 100 meter.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bali I Wayan Juni Antara mengatakan sebelumnya terdapat tiga pekerja proyek yang berjalan menyusuri bibir pantai dari kawasan Pantai Nyang-Nyang menuju arah utara pada Sabtu (27/6/2026) malam.

Selain Rendi dan Tarmuji, seorang pekerja lainnya yakni Mansur (47) berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menembus ombak sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

"Ketiga pekerja proyek itu saat kejadian tengah berjalan menyusuri bibir pantai dari kawasan Pantai Nyang-Nyang menuju arah utara," kata Juni Antara.

Namun belum lama berjalan, air laut tiba-tiba pasang dan mengepung lokasi mereka berada sehingga ketiganya berupaya menyelamatkan diri dengan naik ke atas karang.

Mansur kemudian memutuskan berenang menembus ombak untuk mencari pertolongan, sementara dua rekannya tetap bertahan di atas karang menunggu proses evakuasi.

"Laporan kami terima sekitar pukul 20.30 WITA dan tim rescue langsung bergerak menuju lokasi," ujarnya.

Setibanya di lokasi, Tim SAR melakukan asesmen dan menemukan medan evakuasi cukup ekstrem karena korban berada di bawah tebing dengan ketinggian sekitar 100 meter.

Selain kondisi gelap, keterbatasan jarak pandang membuat operasi penyelamatan tidak memungkinkan dilakukan pada malam hari.

"Karena kondisi gelap dan medan cukup berisiko, tim memutuskan evakuasi dilakukan pagi hari. Saat itu korban masih dalam posisi aman dan masih bisa diajak berkomunikasi," kata Juni Antara.

Operasi penyelamatan kemudian dilanjutkan pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WITA dengan menurunkan seorang rescuer menggunakan teknik lowering untuk menjangkau korban.

Tarmuji menjadi korban pertama yang berhasil diangkat menggunakan teknik lifting pada pukul 07.24 WITA.

Selang 24 menit kemudian, Rendi juga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat pada pukul 07.48 WITA.

"Kedua korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Secara umum kondisi mereka stabil dan langsung dibawa menuju Balai Desa Pecatu untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Basarnas Bali mengimbau masyarakat maupun wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pesisir, terutama di jalur tebing dan pantai tersembunyi yang rawan terjebak air pasang.

(hes/sukadana)


Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.