Geger, Mayat Membusuk di Kamar Kos di Pemecutan Klod
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Ni Luh Sondri (76) ditemukan membusuk di dalam kamar kosnya di Jalan Imam Bonjol, Gang Jambu Rata, Banjar Samping Buni, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, Sabtu (4/7/2026). Kejadian ini membuat penghuni kos geger. Pasalnya, lansia tersebut dikabarkan sudah 4 hari tidak keluar kamar kos.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, saksi yang pertama kali melihat kondisi korban di kamar adalah I Made Raka (61). Saksi menjelaskan, awalnya ia mencium bau tak sedap dari arah kamar kos korban sekitar pukul 16.50 Wita.
Saksi curiga karena korban tidak pernah keluar dari kamar kos. Saksi Raka lantas memeriksa lewat jendela kamar di samping. Ternyata kamar korban dikunci dari dalam.
"Korban sudah empat hari tidak keluar dari kamar kos sehingga saksi curiga. Namun kamar kos tidak bisa dibuka karena terkunci dari dalam," ujarnya, Senin (6/7/2026).
Saksi Raka kemudian menghubungi sepupunya, Gede Putra Jaya (49) agar datang ke lokasi. Selanjutnya, kedua saksi mendobrak pintu dan menemukan korban sudah tidak bernyawa di pintu masuk kamar mandi.
Peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Denpasar Barat. Aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi bersama petugas medis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal petugas identifikasi menunjukkan kondisi jenazah telah mengalami pembusukan. "Di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun benda tajam," ucapnya.
Iptu Gede Adhi menambahkan, pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia setelah terjatuh di kamar mandi. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi pintu kamar yang masih terkunci dari dalam, sehingga tidak ditemukan indikasi adanya unsur tindak pidana.
Apalagi korban tidak memiliki riwayat penyakit serius. Namun, lansia yang akrab disapa Mek Luh oleh kerabatnya itu diketahui mengalami gangguan berjalan atau pincang akibat kecelakaan yang pernah dialaminya.
Mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi ini mengatakan, seusai dilakukan identifikasi, jenazah dievakuasi oleh petugas PMI Kota Denpasar menggunakan ambulans menuju Ruang Jenazah RSUP Prof. IGNG Ngoerah Sanglah Denpasar untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
(hes/kturnip)