Jasad Remaja Ditemukan Terapung di Pantai Pererenan
BADUNG, PODIUMNEWS.com – Selama dua hari dilakukan pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang terseret arus di Pantai Pererenan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Senin (13/7/2026). Korban ditemukan dalam posisi terapung-apung dan kondisi meninggal dunia.
"Korban atau target itu berhasil kita dapat dengan jarak sekitar 300 meter dari LKM, pukul 13.45 Wita," kata I Made Widiantara, koordinator lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.
Dijelaskannya, korban diketahui bernama Christian Jonathan Made Caesar Halawa (17), warga Jalan Tibung Anyar No. 4, Banjar Kwanji, Dalung, Kabupaten Badung. Sebelumnya, korban dilaporkan terseret arus saat berenang bersama dua rekannya di Pantai Pererenan, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 17.40 Wita.
Saat kejadian, gelombang laut cukup besar. Satu rekan korban berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang lainnya berhasil diselamatkan oleh Tim Balawista Pantai Pererenan. Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dari Polair Polsek Kuta Utara, Minggu (12/7/2026).
Operasi SAR hari kedua diawali dengan briefing dan pembagian tugas. Tim SAR gabungan kemudian mengerahkan SRU laut menggunakan 1 unit rubber boat untuk melakukan penyisiran di perairan, sementara SRU darat melakukan penyisiran di sepanjang pesisir ke arah timur dan barat dari lokasi kejadian.
Sekitar pukul 13.15 Wita diterbangkan drone thermal ke arah barat daya dari lokasi kejadian, dan 15 menit kemudian korban terpantau mengapung. Informasi tersebut segera diteruskan kepada SRU laut yang kemudian bergerak menuju titik lokasi dan selanjutnya mengevakuasi korban.
Jenazah selanjutnya dibawa menuju pesisir Pantai Pererenan. "Pada pukul 15.35 Wita korban dievakuasi dengan menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung menuju ke Rumah Sakit Mangusada," ungkap Sidakarya.
Sebelumnya, menurut Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, sekitar pukul 17.00 Wita, korban bersama dua temannya, berinisial FELL (18) dan EFP (18) sedang mandi di area yang ada tanda bahaya di pantai sebelah timur Patung Gajah Mina.
Lantaran kondisi ombak di lokasi awal cukup besar, sekitar pukul 17.25 Wita, para remaja itu berpindah ke Pantai Megada. Setelah sekitar 15 menit mandi di lokasi tersebut, ketiganya terseret arus ombak ke tengah laut.
Menerima informasi itu, dua petugas Badung Life Guard, I Made Wahyu Adi Putra (29) dan I Nyoman Sujana (44) yang sedang berjaga langsung melakukan penyelamatan menggunakan papan penyelamat (rescue board).
Petugas berhasil mengevakuasi FELL ke tepi pantai dalam keadaan selamat. Sedangkan, EFP tampak masih mampu berenang dan sempat berusaha menolong korban. Namun derasnya arus membuat keduanya terus terbawa ke tengah laut. "Karena kehabisan tenaga, EFP akhirnya menyelamatkan diri dengan berenang kembali ke bibir pantai, sedangkan korban hilang dari pandangan," ujarnya.
Kata iptu Ayu Inastuti, berdasarkan keterangan petugas Life Guard, ketiga remaja tersebut mandi di kawasan yang telah dipasang bendera merah sebagai tanda larangan berenang. Saat itu kondisi gelombang cukup tinggi sehingga sesaat setelah masuk ke laut mereka langsung terseret arus ke perairan yang lebih dalam.
"Korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang sehingga tidak mampu bertahan saat terseret arus, berbeda dengan dua rekannya yang masih dapat mengapung hingga akhirnya berhasil diselamatkan atau menyelamatkan diri," tandasnya.
(hes/kturnip)