Remaja Wanita Curi HP Temannya di Sumerta Kauh
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur meringkus seorang perempuan muda berinisial ADER (19) karena mencuri HP temannya sendiri saat sedang sibuk kepang rambut.
Aksi pencurian itu terjadi di sebuah rumah indekos di Jalan Hayam Wuruk Gang I, Banjar Kelandis, Kelurahan Sumerta Kauh, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, Senin (31/8/2026) sore.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya SH, dalam penuturan korban, berinisial S (21), pada saat kejadian sekitar pukul 17.40 Wita, ia berada di rumah kos temannya, Maria Viona Wala (19). "Korban berniat meminta bantuan mengepang rambut," katanya, Senin (14/9/2026).
Sebelum ke tempat kos temannya, korban mampir dulu ke minimarket dan membayar transaksi menggunakan QRIS dari ponselnya. Selanjutnya HP miliknya dimasukkan ke saku depan tas ranselnya. Setiba di rumah kos temanya, korban duduk di area luar ruangan sembari dikepang oleh Viona. Kemudian, tas ransel ditaruh persis di belakang tempat duduk korban.
Di saat mengepang rambut, pelaku ADER yang berada di dalam kamar mendadak keluar dan mengeluh sakit perut. Korban lantas menawarkan minyak telon yang disimpan di dalam tasnya dan meminta pelaku untuk mengambilnya sendiri. Nah, diduga saat pelaku mengambil minyak telon, korban sempat mendengar suara resleting dan perekat seluruh saku tasnya dibuka. Tapi korban belum curiga.
"Korban curiga saat hendak mengambil ponsel dan mendapati saku tasnya sudah kosong. Saat ditanya, pelaku ADER sempat berkelit dan mengaku tidak tahu-menahu," ujar Iptu Gede Adhi.
Akibat HP miliknya hilang dicuri, korban mengalami kerugian Rp4,4 juta dan melaporkannya ke Polsek Denpasar Timur, Selasa (1/9/2026). Dari hasil penyelidikan Tim Opsnal Polsek Denpasar Timur, pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti pada hari yang sama. Ketika diinterogasi, pelaku mengakui semua perbuatannya.
Dikatakannya, HP curian tersebut rencananya hendak dipakai sendiri. Sehingga untuk mengaburkan jejak, pelaku sempat memformat ulang (restart) ponsel tersebut, lalu membuang kartu SIM dan pelindung (casing) HP di pinggir Jalan Diponegoro, Sesetan, Denpasar Selatan.
(hes/kturnip)