Bali United Women Development Ajang Perkenalkan Sepak Bola ke Wanita
GIANYAR, PODIUMNEWS.com – Bali United Academy sukses menyelenggarakan ajang Bali United Women Development Festival 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Jumat (2/10/2026).
Pasca menjalani latihan selama tiga bulan terakhir, para peserta yang berasal dari siswi-siswi Sekolah Dasar (SD) dari Gianyar, Karangasem dan Denpasar ini berkompetisi melalui sebuah festival yang berlangsung selama satu hari.
Total 211 anak yang terbagi dalam 16 tim berkompetisi di lapangan hijau untuk menunjukkan kemampuan mereka setelah belajar bersama para pelatih Bali United Academy tiga bulan terakhir.
Hasilnya, para siswi ini menikmati setiap proses hingga berkompetisi menjadi yang terbaik di olahraga yang mayoritas digemari kaum laki-laki ini. Salah satu guru pendamping, Desi Yuliana yang mengajar di SDN 1 Celuk sebagai guru PJOK ini menyambut positif kegiatan yang dilakukan oleh Bali United.
“Anak-anak sudah menjalani latihan setiap hari Jumat dari jam 4 sampai dengan 6 sore di Bali United Training Center ini. Dari yang mereka belum mengenal sepak bola hingga kini bersemangat mengenal olahraga ini, apalagi bertemu dengan teman-teman baru di lapangan,” ungkapnya, seperti dikutip situs Bali United, Senin (5/10/2026).
Guru wanita yang baru saja menuntaskan lisensi kepelatihan D Nasional ini berharap dari kegiatan Bali United Women Development Festival 2026 menumbuhkan jiwa sportif untuk terus melahirkan talenta muda potensial sebagai pesepakbola wanita di masa depan.
“Harapannya semoga semakin maju dengan terus memunculkan bibit baru dari Sekolah Dasar. Kegiatan ini terus diadakan untuk memberikan wadah yang tepat yang mungkin di sekolah belum bisa tersalurkan dengan baik,” jelas Desi.
Pasca festival ini bergulir pun, para peserta masih diberikan kesempatan untuk berlatih selama tiga bulan kedepan sebelum kembali dilaksanakannya Bali United Women Development Festival edisi berikutnya.
Bahkan tidak menutup kemungkinan akan membuka kesempatan yang semakin meluas dari beberapa Kabupaten lainnya yang ada di Bali untuk bergabung dalam program pengembangan sepak bola putri ini.
(adi/kturnip)