Juara di Bali United Women Development, Ida Ayu Sally Ingin Jadi Pemain Timnas
GIANYAR, PODIUMNEWS.com – Salah satu peserta dari Bali United Women Development Festival 2026, Ida Ayu Gyana Sally bersyukur bisa dapat belajar dan berprestasi di ajang sepak bola putri kali ini.
Dirinya berasal dari SD Saraswati Sukawati yang tergabung di grup A bersama perwakilan dari SDN 5 Pering dan SDN 5 Blahbatuh yang keluar sebagai jawara dari ajang Bali United Women Development Festival edisi pertama.
Sally yang memimpin permainan memang menjadi pusat perhatian dari para peserta, pendamping hingga orang tua yang berada di lapangan. Bagaimana tidak, secara teknik dan kemampuan menggiring bola, Sally memiliki kemampuan di atas rata-rata anak seusia dirinya dalam permainan sepak bola.
Sehingga kemampuan bakat dan talenta yang dimilikinya ini harus dijaga untuk terus berkembang menjadi lebih baik dari hari ke hari. Maka wajar, jika Sally berkeinginan membela Timnas Merah Putih di masa depan dengan kemampuan yang dimilikinya saat ini.
“Saya sangat senang karena bisa bertemu dengan banyak teman dan bisa berlatih dengan teman-teman saya. Saya bercita-cita menjadi pemain Timnas Indonesia Putri,” ujar Sally, seperti dikutip situs Bali United, Senin (5/10/2026).
Sally menjadi salah satu peserta dari total 211 anak perempuan lainnya yang telah berlatih selama tiga bulan sebelumnya pada 14 Juni hingga 25 September 2026 di Bali United Training Center, Gianyar.
Bahkan tim yang dibela Sally keluar sebagai jawara setelah berhasil meraih kemenangan beruntun dari fase grup hingga babak final. “Saya sangat senang karena sudah berusaha menjadi yang terbaik untuk menjadi juara satu,” ungkap Sally.
Pasca festival ini bergulir pun, para peserta masih diberikan kesempatan untuk berlatih selama tiga bulan kedepan sebelum kembali dilaksanakannya Bali United Women Development Festival edisi berikutnya.
Bahkan tidak menutup kemungkinan akan membuka kesempatan yang semakin meluas dari beberapa Kabupaten lainnya yang ada di Bali untuk bergabung dalam program pengembangan sepak bola putri ini.
Sebab pada edisi perdana, baru tiga Kabupaten dan Kota yaitu Karangasem, Gianyar dan Denpasar yang turut hadir berlatih di Bali United Training Center, Gianyar.
(adi/kturnip)