Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Kapolda Bali Potong Tumpeng HUT Ke-81 TNI

Oleh Kander Turnip • 05 Oktober 2026 • 23:05:00 WITA

Kapolda Bali Potong Tumpeng HUT Ke-81 TNI
Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya memotong tumpeng peringatan HUT ke-81 TNI, lalu diserahkan kepada Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi, pada peringatan HUT Ke-81 TNI, di lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Bali, Senin (5/10/2026). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya memotong tumpeng peringatan HUT ke-81 TNI, lalu diserahkan kepada Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi. Moment tersebut terjadi menjelang detik-detik peringatan HUT Ke-81 TNI yang berlangsung di lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Bali, Senin (5/10/2026). 

Upacara yang berlangsung sederhana dan penuh keakraban ini menjadi simbol kebersamaan dan sinergi TNI-Polri dalam menjaga keamanan serta pengabdian kepada masyarakat.

Dalam pengamatan, rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI diawali ketika para prajurit dan peserta upacara berbaris mengelilingi lapangan Makorem 163/Wira Satya. Rangkaian upacara ini dipimpin langsung oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi. 

Dalam sesi pemotongan tumpeng dilakukan Kasdam IX/Udayana bersama Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa dan Danlanud I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb David Dwi Martin Warginanto.

Potongan tumpeng lantas diberikan kepada tiga personel TNI yang meraih prestasi dan penghargaan atas aksi kemanusiaan. Setelah itu, giliran Kapolda Bali memotong tumpeng yang ditancapkan slogan HUT ke-81 TNI dan menyerahkannya kepada Kasdam IX/Udayana.

Sementara dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi, mmenyoroti terkait tantangan yang dihadapi TNI ke depan.

Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Tingginya kepercayaan rakyat kepada TNI disebut merupakan hasil dari pengabdian yang telah diberikan.

“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” tegas Panglima TNI.

Menurutnya, semakin kuat dan modern kemampuan TNI, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Penguatan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme prajurit sesuai bidang tugas masing-masing.

Panglima TNI juga mengingatkan prajurit terhadap perubahan lingkungan strategis, mulai ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah, hingga tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara.

Dengan momentum HUT ke-81 TNI yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, seluruh prajurit diminta menjadikan PRIMA sebagai budaya pengabdian.

“Jadikan Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif (PRIMA) sebagai budaya pengabdian,” sebut Panglima TNI. 

Selain itu, Panglima TNI menekankan agar prajurit menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, peka terhadap perubahan dan potensi ancaman, membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa. 

Menguasai alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) serta teknologi, dan terus beradaptasi dengan perkembangan ancaman.

“Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten, sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, saat ini dan di masa yang akan datang,” imbuhnya.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip