BNNK Badung Gelar Razia di THM di Mengwi, Tiga Pengunjung Positif Narkoba
BADUNG, PODIUMNEWS.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung menggelar razia di Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Mengwi, Badung, Bali, Rabu (7/10/2026). Dalam razia tersebut petugas BNNK mendapati 3 orang pengunjung positif menggunakan narkoba jenis sabu dan ekstasi.
Kepala BNNK Badung AKBP Dewa Ketut Darma Aryawan, S.T., M.M., mengatakan, razia ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).
Ia mengatakan, dalam razia tersebut pihaknya mengerahkan 26 personel gabungan berkolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung. Dalam razia tersebut pihaknya juga melaksanakan tes urine terhadap pengunjung, karyawan dan wanita pemandu lagu.
"Sebanyak 100 orang pekerja menjalani pemeriksaan tes urine. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, 97 orang menunjukkan hasil negatif, sementara tiga orang terindikasi positif mengonsumsi narkoba," ucap AKBP Ketut Darma.
Rinciannya, seorang terindikasi positif sebagai pengguna amphetamine (ekstasi) dan methamphetamine (sabu-sabu). Sementara dua orang terindikasi positif pakai amphetamine.
Dijelaskannya, hasil tersebut merupakan pemeriksaan awal, dan terhadap tiga orang yang terindikasi positif diarahkan ke BNN Kabupaten Badung untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan asesmen.
Dikatakannya, apabila berdasarkan hasil pemeriksaan dan asesmen dinyatakan memerlukan layanan rehabilitasi, yang bersangkutan akan diarahkan untuk mengikuti program rehabilitasi di BNNK Badung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk komitmen BNNK Badung dalam mengedepankan pendekatan yang humanis, melalui upaya pemulihan dan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika. Sehingga mereka mendapatkan kesempatan untuk pulih dan kembali menjalani kehidupan yang sehat serta produktif.
"Kami ingin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata untuk menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pencegahan, perlindungan, dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika," ungkapnya.
Ditegaskannya, BNNK Badung berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan deteksi dini, khususnya di lingkungan tempat hiburan malam, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pengelola usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Ia mengajak seluruh pengelola tempat hiburan malam dan masyarakat Kabupaten Badung untuk bersama-sama berperan aktif dalam upaya P4GN. Guna mewujudkan Kabupaten Badung yang sehat, aman, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.
(hes/kturnip)