AMBD Gelar Aksi Tuntut Penyelesaian Kasus HAM di Indonesia
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Peringati hari Hak Asasi Manusia (HAM), Aliansi Mahasiswa Bali Dwipa (AMBD) menggelar aksi unjuk rasa di depan Catur Muka, Denpasar, Selasa (10/12).
Gelaran unjuk rasa ini menuntut pemerintah untuk segera menyelesaikan kasus pelanggaran HAM di Indonesia pada masa lalu maupun hari ini.
Wakil Gubernur BEM FKIP Unmas Denpasar sekaligus orator dari aksi Aliansi Bem Bali Dwipa (AMBD) Teguh Alfaizin mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengingkari janji kampanye saat maju jadi presiden pada periode pertama, yakni penyelesaian kasus pelanggaran HAM di masa lalu.
"Janji penuntasan kasus pelanggaran HAM yang termaktub dalam poin Nawacita. Cuma sebagai alat untuk memenangkan kontestasi Pemilu pada 2014. Nawacita Jokowi kini berujung duka cita," ungkap Teguh dalam orasinya.
Dengan begitu, ia menilai Jokowi inkonsisten menepati janji kepada rakyat. Alih-alih menuntaskan kasus kekerasan HAM masa lalu, Teguh menilai justru banyak kasus pelanggaran HAM baru yang terjadi di masa pemerintahan Jokowi.
Mahasiswa Unud itu merujuk pada tindakan represif yang berujung jatuhnya korban beberapa pelajar dan mahasiswa saat gelaran aksi demonstrasi pada tanggal 24 September lalu.
"Hari ini justru kita dibenturkan oleh permasalahan baru terkait pelanggaran HAM. Artinya itikad baik belum terlihat," kata dia.
Selanjutnya, ia menilai penyelesain kasus HAM di masa lalu hingga hari ini akan membuat bangsa Indonesia menjadi lebih besar dan maju. Untuk itu harus sikapi dengan serius.
"Walau kami sebenarnya pesimis, tapi kami tetap menuntut pemerintah selesaikan kasus pelanggaran HAM masa lalu, kekerasan terhadap mahasiswa dan aktivis serta kebebasan berpendapat," tutup dia. (RIS/PDN)