Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

PAKTA INTEGRITAS RADITYA HOLDING COMPANY

Oleh Podiumnews • 15 November 2017 • 04:52:20 WITA

PAKTA INTEGRITAS RADITYA HOLDING COMPANY
Direktur Utama Raditya Holding Company, Made Suryananda Pramana, SE.,

Suryananda : Refresh Komitmen

CANGGU, podiumnews.com-Strategi pengembangan SDM perlu dilakukan di era globalisasi seperti sekarang ini. Pengembangan SDM, merupakan usaha yang harus dilakukan untuk membentuk manusia pekerja yang berkualitas dengan memiliki ketrampilan, kemampuan kerja dan kualitas kerja terhadap perusahan.

Direktur Utama Raditya Holding Company, Made Suryananda Pramana, SE., saat penandatanganan pakta integritas bagi seluruh pimpinan puncak Raditya Holding, Selasa (14/11) menekankan, kecerdasan intelektual ternyata tidak cukup untuk membentuk seseorang menjadi sukses. Perlu juga didukung kecerdasan yang lain, seperti kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan paling penting adalah integritas.

Karena orang yang berintegritas, menurut putra kedua pengusaha sukses I Made Sudiana yang juga mantan wakil bupati Badung ini, adalah orang yang memiliki pribadi jujur dan memiliki karakter kuat. Karena integritas merupakan suatu sikap yang melekat pada diri seseorang, yang membuat individu -individu mampu bekerja secara utuh, terampil serta tidak mudah terpecah antara prinsip dan tindakan, serta antara sikap dan perbuatan.

Untuk itulah menurut owner PT. Suryananda (Galeri Teknology) ini, pengelolaan SDM dalam sebuah perusahan mutlak dilakukan. Man power yang berkuakitas akan sangat berdampak signifikan terhadap produktivitas, sehingga diperlukan langkah-langkah taktis dalam pengelolaan SDM sebuah perusahaan.

"Penandatanganan pakta integritas ini merupakan salah satu langkah taktis dan konkrit dalam rangka menciptakan sumber tenaga kerja yang bertanggungjawab, sehingga visi dan misi perusahan tercapai," katanya.

Strategi pengembangan SDM, kata pencinta moge ini, pada dasarnya tidak hanya melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan, tetapi komitmen pada diri sendiri harus dibangun. Kalau komitmen diri dan integritas sudah terbangun dan terjadi janji pada diri sendiri, maka itu yang akan mampu  memicu kinerja sehingga bisa optimal. (KP-TIM)