Podiumnews.com / Aktual / News

Diduga Korsleting Listrik, 8 Rumah Kost Ludes Terbakar di Denbar

Oleh Podiumnews • 10 Januari 2020 • 04:53:09 WITA

Diduga Korsleting Listrik, 8 Rumah Kost Ludes Terbakar di Denbar
Kondisi rumah kost usai terbakar. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, PODlUMNEWS.com - Delapan unit rumah kos di Jalan Gunung Soputan Gang Subali IX, Denpasar Barat Kamis (9/1) siang, ludes terbakar dilalap api. 

Penyebab kebakaran yang merugikan pemilik kos ratusan juta rupiah itu diduga akibat korsleting listrik disalah satu kamar kos. 

Kebakaran itu berlangsung sekitar pukul 11.30 Wita, setelah asap membumbung tinggi disertai kobaran api di salah satu kamar penghuni kos nomor 1. Menurut Mita, penghuni kos, kamar yang terbakar itu ditempati seorang bocah berusia 7 tahun yang ditinggal pergi orang tuanya. 

"Kebakaran bersumber dari kamar nomor 1. Di kamar itu ditinggal oleh anak 7 tahun. Ayahnya pergi bekerja," kata Mita di lokasi kejadian, Kamis (9/1). 

Setelah api berkobar besar di kamar, anak tersebut kabur dan melaporkannya ke saksi Mita untuk minta dipadamkan. Mendengar ada kebakaran, Mita lantas teriak dan mengambil anaknya serta membangunkan ibunya. 

"Saya kemudian membangunkan penghuni kos yang lain, kemudian mengambil anak dan kami langsung lompat lewat tembok untuk menyelamatkan diri, yang kami bisa selamatkan keluarga saja dan HP yang lainnya habis terbakar. Api begitu cepat membesar, merembet ke kamar lain hingga 8 kamar itu habis," terangnya. 

Ibu rumah tangga ini mengatakan akibat kebakaran tersebut membuat dirinya menderita. Mita yang tinggal bersama suami dan ibunya serta seorang anaknya tersebut kini harus mengungsi atau tinggal sementara di toko kecil milik suaminya dikarenakan peristiwa naas tersebut. 

"Saya sekarang mengungsi bersama keluarga di toko kami di Teuku Umar Barat," tuturnya  sedih.

Sementara itu, si jago merah membakar habis 8 unit rumah di lokasi kejadian. Apesnya, para penghuni kos tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga miliknya. Seperti TV, kulkas, laptop dan sejumlah barang rumah tangga lainnya.

Keterangan terpisah, Kepala BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Ari mengatakan bahwa kosan tersebut milik warga bernama Saipudin, 44. Dia pun menduga kebakaran dipicu korsleting arus listrik. "Luas area yang terbakar sekitar 2 are. Dugaannya karena korsleting listrik," terangnya. (ISU/PDN)

Podiumnews
Journalist

Podiumnews