Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Aniaya Sopir Taxi, Pemuda Aussie Diciduk Polsek Kuta

Oleh Podiumnews • 15 Januari 2020 • 12:08:51 WITA

Aniaya Sopir Taxi, Pemuda Aussie Diciduk Polsek Kuta
Tersangka Tore Gerard Vincenzo Bempasciuto.

BADUNG, PODIUMNEWS.com - Pemuda asal Australia bernama Tore Gerard Vincenzo Bempasciuto (26) terpaksa harus mendekam sementara di sel tahanan Polsek Kuta, karena menganiaya seorang sopir taxi.

Aksi main pukul yang dilakukan bule ini terjadi di Jalan Legian Kelod seberang Lexxy Bali Bar, Kuta, Badung, Selasa (14/1) Pukul 04.15 Wita, terhadap korban Saiful Nurokhim (44).

Kapolsek Kuta, Kompol Teuku Ricki Fadluanshah melalui Kanit Reskrim Iptu I Putu Ika Prabawa K.U., S.I.K mengatakan bahwa saat diamankan, pelaku sedang bersama teman wanitanya sembunyi di lantai 3 gudang Indomaret selatan Lexxy.

"Awalnya pelaku tidak mengakui, dia berkelit telah kehilangan uang dan sebuah telepon genggam merek Iphone 11," terang ptu I Putu Ika, Rabu (15/1).

Pelaku beralasan menyerang korban, karena ketika pelaku berada dalam Bounty Night Club merasa ada beberapa orang mengikutinya dan setelah keluar dari Bounty dia menyadari bahwa handphone miliknya hilang

Ketika pelaku berjalan ke arah selatan tepat di depan Lxxy, pelaku melihat korban yang diduga salah satu orang yang mengikutinya selama di Bounty karena mukanya mirip.

Saat itu, korban sedang mengobrol bersama sopir taksi lainnya di lokasi. Namun sekitar 15 menit kemudian, pelaku bersama teman wanitanya marah-marah sambil berjalan kaki. 

Kemudian pelaku mendekati  korban dan menyundulkan kepalanya ke korban. Selanjutnya handphone merek Samsung yang dipegang oleh korban dirampas oleh pelaku.

Korban sempat berusaha mengejar pelaku yang merampas telepon genggamnya, Namun bukannya mengembalikan handphone milik korban, pelaku malah memukul mulut dan mata korban sehingga korban terjatuh ke trotoar. 

"Berdasarkan hasil CCTV terlihat bahwa teman pelaku yang mana seorang perempuan terlihat juga ikut melakukan pemukulan terhadap korban yang saat itu korban dalam posisi terjatuh," lanjutnya.

Setelah puas memukul korban, pelaku kemudian membanting handphone milik korban hingga pecah berantakan. Saat itu korban ditolong temannya, namun yang menolong juga dipukul pelaku pada bagian pelipis kirinya. 

Selanjutnya pelaku bersama teman wanitanya kabur dan bersembunyi di gudang Indomart karena takut di keroyok para supir taxi yang mangkal.  

Atas kejadian itu, korban mengalami rasa sakit dan luka serta mengeluarkan darah di bagian mulutnya. Bengkak pada kantong mata sebelah kiri dan rasa sakit. Termasuk handphone Samsung C5 milik korban yang dirusak dengan kerugian sekitar Rp2 juta. (JRK/PDN)