Search

Home / Peristiwa

Diduga Sakit Jantung, Bule Brazil Tewas Setelah Adu Mulut di Kuta

Ricky Satriawan   |    23 Maret 2020    |   20:15:22 WITA

Diduga Sakit Jantung, Bule Brazil Tewas Setelah Adu Mulut di Kuta
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Ditengah merebaknya virus Corona, seorang wisatawan asing ditemukan tewas mendadak di depan Hotel Kuta Hill di samping Indomaret Jalan Uluwatu Desa Ungasan Kuta Selatan, pada Sabtu (21/3) sekitar pukul 20.30 Wita. Bule berjenis kelamin pria itu diketahui bernama Bruno Kristofaro (54) asal Brazil.

Sumber dilapangan mengungkap, malam itu sekitar pukul 20.30 Wita, Bruno ditemani istrinya Fabiana Zanati (49) mengendarai mobil hendak pulang ke tempat tinggalnya di Jalan Sahadewa Pecatu Ungasan Kuta Selatan.

Pasangan suami istri ini terkejut setelah tiba di depan Hotel Kuta Hill samping Indomaret Pecatu Ungasan Kuta Selatan, mobil yang mereka kendarai ditabrak dari samping. Penabrak mobil diketahui seorang wisatawan asing bernama Sanzhar Khussaniop asal Kazakhstan.

Bruno dan istrinya keluar dari mobil dan melihat mobilnya mengalami lecet. Cekcok mulut akhirnya tak dapat dihindari. "Pasangan suami istri itu menuntut si penabrak Sanzhar ganti rugi. Tapi Sanzhar menolak membayar ganti rugi," ungkap sumber.

Keributan dua wisatawan asing itu berhasil dipisahkan warga setempat yang kebetulan ramai di TKP. Akhirnya, pasangan suami istri itu tidak mau  memperpanjang persoalan dan memilih pulang.

Saat itu Bruno beranjak menuju samping kiri mobil diikuti istrinya. Tapi apa yang terjadi, mendadak Bruno jatuh pingsan dan meninggal dunia. Diduga kuat, pria bernomor paspor YE009614 itu mengalami sakit jantung.

Hal itu diakui istrinya Fabiana jika memang suaminya memiliki riwayat sakit jantung. "Saat dimintai keterangan, istrinya mengakui suaminya sudah lama.mengidap sakit jantung. Jenasah langsung dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar," ungkap sumber.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi belum memberikan komentar terkait meninggalnya bule Brazil di Pecatu. "Silahkan konfirmasi Kapolresta biar satu pintu," ujarnya Senin (23/3). (SIL/PDN)