Kampanye Sehat 7 Kota, Alumni Margot Ende 93 Ajak Masyarakat Cegah Covid-19
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Sebuah video beredar luas dan menjadi konsumsi masyarakat digital dua hari terakhir. Video berdurasi 60 detik tersebut memuat pesan praktis, mengajak masyarakat mengubah kebiasaan mencegah penularan wabah Covid-19.
Video tersebut diunggah akun Facebook Valerian Libert Wangge, Minggu (19/4/2020).
Saat pemilik akun tersebut dihubungi media ini, Valerian mengungkapkan, jika ide tersebut mengalir begitu saja antar alumni dalam WhatsApp Group,
"Kami telah 27 tahun berpisah, bahkan sebagian besar dari kami tidak pernah bertemu lagi selama kurun waktu tersebut" Ungkap pria plontos yang dikenal luas sebagai advokat ini, Selasa (21/4).
Baginya hal itu justru memantik rasa penasaran untuk kembali melihat wajah masing-masing, sisi lain ingin menghadirkan sebuah tradisi jika dalam konteks menghadapi musuh bersama yakni wabah Covid 1-9, maka waktu dan jarak bukanlah kendala,
"Ada kesadaran bersama akan berbahayanya wabah ini yang bisa menyasar siapapun, tidak kenal pangkat, status, agama maupun etnis," tuturnya.
Setelah muncul usulan untuk bikin video, maka konten langsung digarap dan proses syutingnya secara mandiri lewat ponsel masing-masing alumni.
"Ada yang bertugas garap konten narasi, ada yang jadi editor, perwakilan setiap kota syuting pesan kampanye, sementara sebagian besar alumni bertugas untuk menyebarluaskan," ujarnya.
Ada lima pesan singkat yakni ajakan untuk bekerja dari rumah, menjaga jarak fisik, memperkuat imunitas tubuh, mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, memakai masker saat keluar rumah, serta seruan untuk berdoa memohon campur tangan pencipta.
"Inti pesannya untuk mengajak masyarakat terbiasa dengan kebiasaan baru guna melindungi diri, keluarga dan sesama dari wabah Covid-19," tutup Valerian Libert Wangge.
Video yang juga beredar di WhatsApp itu mengingatkan publik akan video #KonserDariRumah yang diinisiasi Najwa Shihab bulan Maret yang lalu.
Sementara video ini digagas Alumni SMPK Maria Goreti Ende, NTT angkatan 1993, yang kini tersebar di berbagai kota di Indonesia antara lain Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali dan Nusa Tenggara Timur. (ISU/PDN)