Dampak Corona Bangkitkan Pedagang Pinggir Jalan
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Pendemi Covid-19 yang mewabah Bali sejak tiga bulan terakhir ini, sangat dirasakan bagi sejumlah pengusaha dan pelaku pariwisata.
Namun dampak dari mewabahnya virus ini, justru menjadi peningkatan ekonomi bagi Sebagian pekerja tingkat bawah. Seperti halnya para pedagang buah dadakan pinggir jalan.
Hampir disejumlah pinggir jalan di wilayah kota Denpasar dapat kita jumpai para pedagang dari daerah lain yang menggelar dagangannya. Umumnya yang saat ini lagi musim, buah manggis dan durian serta duku.
Dari pantauan pedagang yang berjualan buah diwilayah jalan WR.Soepratman Tohpati. Dengan menggunakan mobil sebagian dari mereka dari Bangli dan Karangasem.
"Kita dirumahkan pak, sudah tidak kerja lagi. Kebetulan lagi musim manggis dan durian. Kita ambil dari Bangli," ungkap salah seorang pedagang buah asal Bangli.
Namun, untuk saat ini sejak wilayah Bangli dan Karangasem jadi perhatian khusus terkait penyebaran virus Corona, para pedagang ini langsung seringkali diusir petugas keamanan. Pasalnya, dikawatirkan jadi pusat kemacetan dan keramaian pengendara yang berbelanja.
Tidak hanya itu, pedagang jamu herbal seperti jamu gendong mendadak laris manis setiap paginya. Kebanyakan mereka meyakini dengan minum jamu herbal seperti kunyit, gamongan dan kencur dapat meningkatkan imun dalam tubuh.
Hal lainnya yang booming berjualan pinggir jalan adalah pedagang masker. Bahkan terkadang beberapa penjual sampai isi tulisan 'obral masker' Rp.5000,-.
Selain itu, sajian kuliner pun juga semarak ditawarkan para kaum hawa lewat medsos yang siap diantar langsung ke pembeli. (JRK/PDN)