Podiumnews.com / Aktual / News

PCR Test Kit Ditarget Paling Lambat Awal Juni Sudah Diproduksi Massal

Oleh Podiumnews • 11 Mei 2020 • 12:51:45 WITA

PCR Test Kit Ditarget Paling Lambat Awal Juni Sudah Diproduksi Massal
Presiden Jokowi

JAKARTA, PODIUMNEWS.com Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan hasil penelitian pengembangan Polymerase Chain Reaction (PCR) test kit Covid-9 paling lambat awal Juni telah diproduksi massal.

”Saya juga menerima laporan dari Kementerian Ristek/BRIN yang telah berhasil mengembangkan PCR test kit, kemudian non PCR diagnostic test, dan juga ventilator serta mobile BSL2,” kata Jokowi, Senin (11/5).

Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Indonesia dalam penanggulangam Covid-19 untuk lepas ketergantungan terhadap produk impor dari negara lain.

”Juga saya melihat sudah ada kemajuan yang signifikan dalam pengujian plasma yang rencananya ini akan dilakukan uji klinis berskala besar di berbagai rumah sakit dan juga stem cell untuk menggantikan jaringan paru yang rusak,” imbuh Jokowi.

Menurut Jokowi, kemajuan signifikan juga terjadi pada penelitian whole genome sequencing. Ia menambahkan bahwa ini tahapan penting untuk menuju tahap berikutnya guna menemukan vaksin sesuai dengan kondisi Indonesia.

Setelah itu, Jokowi meminta agar proses perizinannya dipercepat, dan kemudian disambungkan dengan industri, baik BUMN maupun swasta.

Sementara itu, terkait kecepatan pengujian spesimen PCR, Jokowi mendapatkan laporan kemampuan pengujian spesimen saat ini mencapai 4.000-5.000 sampel per hari.

”Saya kira ini masih jauh dari target yang saya berikan yang lalu, yaitu 10.000 spesimen per hari,” sebut Jokowi.

Data dari Gugus Tugas, kata Jokowi telah tersedia 104 lab yang masuk dalam jaringan lab Covid-19. Dia memastikan lab-lab tersebut berfungsi maksimal, meskipun dari 104 lab, 51 lab rujukan belum melakukan pemeriksaan.

”Saya lihat, terutama kesiapan SDM yang terlatih, ini perlu lebih diperhatikan lagi. Juga yang berkaitan dengan masalah di alat pengujian yang masih kurang, terutama untuk reagen PCR, RNA, dan VTM. Saya minta ini diselesaikan minggu ini,” tegas Joklwi. (COK/PDN)