Podiumnews.com / Aktual / News

Transmisi Lokal Cenderung Naik, Warga Diajak Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Oleh Podiumnews • 01 Juni 2020 • 20:31:22 WITA

Transmisi Lokal Cenderung Naik, Warga Diajak Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan
Dewa Made Indra

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali tingkatkan kewaspadaan terhadap kecenderungan terus naiknya angka kasus positif Covid-19 dari transmisi lokal.

Dari data Minggu (31/5) kemarin tercatat total kasus positif transmisi lokal mencapai 193 orang, namun pada hari Senin (1/6) ini bertambah menjadi 213 orang.

Menyikapi persoalan itu, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra kembali mewanti-wanti masyarakat agar makin menguatkan kedisplinan penerapan protokol kesehatan pecegahan Covid-19.

"Hal ini (meningkatnya kasus transmisi lokal, red) berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19," ungkapnya.

Adapun protokol pencegahan Covid-19 dimaksud pihaknya adalah disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Selain itu pula melaksanakan etika batuk atau bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

"Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini, maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan," tegasnya.

Sedangkan untuk jumlah kumulatif pasien positif hari ini mencapai 482 kasus dengan penambahan 17 orang yang kesemuanya berstatus WNI.
Rincianya terdiri dari delapan PMI ditambah sembilan transmisi lokal.

Sementara jumlah kumulatif pasien yang telah sembuh mencapai 334 orang. "Hari ini yang sembuh bertambah lima orang WNI, terdiri dari satu PMI empat transmisi lokal," sebutnya.

Namun yang cukup mengejutkan adalah terjadinya penambahan angka kasus meninggal yang pada minggu-minggu sebelumnya tidak terjadi sedikit pun perubahan.

"Terjadi penambahan satu kasus meninggal, yakni WNI transmisi lokal. Jadi total meninggal berjumlah lima orang," demikian Dewa Indra. (ISU/PDN)