Podiumnews.com / Aktual / News

STN Minta Usut Tuntas Penyiraman Air Keras Pejuang Agraria OKU Timur

Oleh Podiumnews • 21 Juni 2020 • 19:42:17 WITA

STN Minta Usut Tuntas Penyiraman Air Keras Pejuang Agraria OKU Timur
Kondisi korban penyiraman air keras yang sedang dirawat di RS Muhammad Husain Palembang. (Foto: Istimewa)

SUMSEL, PODIUMNEWS.com - Masih ramai kasus Novel Baswedan tentang penyiraman air keras,Jumat (19/6) malam, seorang pejuang Agraria di kab OKU Timur mengalami hal yang sama di siram Cuka Para (Air Keras) oleh orang tak dikenal.

Erisyadi atau lebih di Kenal dengan nama Kiyai Bojek selama ini adalah salah satu anggota aktif  Serikat Tani Nasional (STN) desa Campang Tiga Ulu Kab OKU Timur yang ikut aktif memperjuangkan Tanah Masyarakat Campang Tiga Ulu yang bersengketa dengan PT. LPI.

Malang Nasib Erisyadi ketika setelah pulang dari bepergian. Kira-kira pada Sabtu pukul 21.30 WIB ketika Hendak masuk kedalam Rumah dan baru saja datang tiba-tiba ia di siram oleh cuka Para langsung tepat mengenai Muka dan Sekujur Tubuh nya. Pelaku langsung melarikan diri

Terkait kasus penyiraman  Tersebut Muhammad Asri Lambo ketua STN Sumatera Selatan menyatakan Usut Tuntas kasus Penyiraman Air keras kapada anggota STN Campang Tiga Ulu OKU Timur

"STN meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut Tuntas kasus penyiraman tersebut. Sebab selama ini anggota STN yang tersiram cuka para adalah anggota aktif yang memperjuangkan konflik agraria. Kami menduga ada kaitannya dengan persoalan konflik agraria yang sedang STN Tangani" ungkapnya di Palembang, Sabtu (20/6).

Sementara Itu Jaimarta Ketua PRD Sumsel mengecam dan mengutuk Keras Tindakan Penyiraman Air keras Terhadap Pejuang Agraria anggota STN itu.

"Ini merupakan kali kedua di Sumatera Selatan terjadi penyiraman cuka para terhadap aktivis pejuang rakyat. Hal ini adalah preseden buruk bagi demokrasi apabila kasus ini tidak selesai dan juga bila di hubungkan dengan konflik Agraria yang di tangani oleh Erisyadi atau Kiyai Bojek seharusnya ini bisa segera di selesaikan oleh pemerintah kabupaten OKU Timur" pungkasnya.

informasi saat ini Erisyadi tengah dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Muhammad Husain Palembang. Dengan kondisi Luka yang cukup parah. (AND/PDN)