Podiumnews.com / Aktual / News

Petugas Gabungan Perketat Penjagaan PPDN Jalur Darat Melalui Gilimanuk

Oleh Podiumnews • 27 Juni 2020 • 19:58:19 WITA

Petugas Gabungan Perketat Penjagaan PPDN Jalur Darat Melalui Gilimanuk
Petugas gabungan dari berbagai unsur saat melakukan pemeriksaan terhadap Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) masuk Bali melalui jalur darat di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Penjagaan ketat terus digelar di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Jembrana dengan melibatkan petugas gabungan dari berbagai unsur. Aparat Satpol PP bersinergi dengan Dinas Perhubungan, Diskominfos, TNI, Polri, pecalang dan relawan memastikan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) melalui darat yang masuk ke Bali sudah sesuai ketentuan atau peraturan yang berlaku.

"Kami terjunkan tim sebanyak delapan orang, gantian setiap tiga hari, bergabung dengan teman-teman dari Dinas Perhubungan, Dinas Kominfos, TNI, Polri, Pecalang serta relawan lainnya. 24 jam non stop kami jaga pintu masuk Bali guna memastikan tidak ada yang lolos," ungkap Kepala Satpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi ditemui di Denpasar, Sabtu (27/6/2020).

Lebih lanjut Dewa Dharmadi memastikan orang masuk Bali sudah sesuai ketentuan seperti melengkapi diri dengan surat keterangan rapid test, mengisi form cek diri, adanya penjaminan serta mempunyai tujuan yang pasti ke Bali.

Menurutnya, tak sedikit muncul protes dari PPDN, khususnya dari sopir atau awak kendaraan logistik terkait penerapan aturan harus rapid test masuk ke Bali.

Namun, Dewa Dharmadi mengakui, bisa mengatasinya dan memberikan penjelasan serta alasan-alasannya dengan cara manusiawi sehingga bisa diterima dengan baik.

"Regulasinya mengharuskan PPDN yang masuk melalui pelabuhan harus mengantongi hasil rapid tes negatif jika masuk ke Bali. Bukan untuk siapa-siapa, tapi demi kebaikan masyarakat Bali yang kita cintai," ujar Pejabat asal Nusa Penida ini penuh semangat.

Diakuinya jumlah sopir dan penumpang yang harus dicek sangat banyak sementara petugas yang bertugas di sana jumlahnya terbatas.

Bahkan, tambah Darmadi, di jam-jam tertentu yaitu sekitar pukul 02.00 – 06.00 waktu setempat, puncak kekroditan terjadi saking banyaknya penumpang atau kendaraan masuk ke Bali.

Namun demikian, pihaknya mengaku akan terus mengawal regulasi yang dikeluarkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster ini.

“Persyaratan masuk Bali sudah ditetapkan, yaitu salah satunya hasil rapid test non reaktif bagi pelaku perjalanan darat. Semua usaha itu untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Bali. Kita akan kawal terus," tegasnya.

Dewa Dharmadi berharap kerjasama antar aparat, Pecalang dan Relawan bisa dilanjutkan dan ditingkatkan sehingga penjagaan pintu masuk Bali, khususnya di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk bisa terlaksana dengan baik. (BAS/PDN)