Renovasi Pasar Gianyar, Koster Minta Pedagang Lama Diprioritaskan Berjualan
GIANYAR, PODIUMNEWS.com - Gubernur Bali Wayan Koster meminta agar infrastruktur pembangunan pasar sebagai penunjang pertumbuhan perekonomian masyarakat luas dapat digenjot serta dijadikan skala prioritas. Hal ini disampaikan Gubernur Koster saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Umum Gianyar, Selasa (18/8) di Kota Gianyar.
Gubernur Koster kemudian mengapresiasi pembangunan dan renovasi Pasar Umum Gianyar yang dilakukan oleh Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra. Terlebih hal itu dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Diharapkan dengan pembanguan dan renovasi ini akan mampu menghidupkan ekonomi kerakyatan di tengah pandemi saat ini.
Selain itu, Gubernur Koster pun berharap dengan pembangunan dan renovasi ini nantinya akan dapat memberikan dampat positif lain bagi pedagang dengan tersedianya tempat berjualan yang lebih bersih dan nyaman.
“Kita harapkan dengan begitu, masyarakat akan lebih tertarik lagi berbelanja di pasar tradisional. Karena harapan kami nantinya akan mampu menghidupkan ekonomi kerayakyatan,” ujarnya.
Namun di sisi lain, Gubernur meminta para pedagang agar bersedia bersabar menunggu sebentar hingga pembangunan dan renovasi pasar tersebut rampung.
“Bersabar sedkit lagi, karena setiap pembangunan untuk hal lebih baik tentunya membutuhkan kesabaran dan pengorbanan waktu. Kita harapkan setelah kembali beroperasi, pasar akan lebih nyaman dan bersih jika dibandingkan sebelumnya,” pintanya.
Sedangkan kepada pihak pengelola pasar, Gubernur Koster mengingatkan agar memprioritaskan para pedagang lama yang sebelumnya telah berjualan di sana.
"Ada sekitar seribu delapan ratus pedagang yang sebelumnya sudah tercatat sebagai pedagang di sini. Mereka harus diprioritaskan untuk mendapatkan tempatnya kembali, termasuk pedagang yang sebelumnya sempat menolak," tegas Gubernur Koster.
Tak hanya itu, Gubernur Koster juga meminta agar kontraktor pembangunan dan renovasi pasar menggunakan tenaga kerja yang berasal di wilayah Gianyar. Ini bertujuan supaya terjadi perputaran ekonomi yang dampaknya kembali dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Pasar ini sendiri nantinya diberi nama "Pasar Umum Rakyat Gianyar" yang segera beroperasi setelah rampung, dan diperkirakan pada November tahun ini. Pasar ini nantinya akan dilengkapi dengan aksara Bali dan memenuhi standar penerapan protokol kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Bali Era Baru. (BAS/PDN)