Pasien Meninggal Covid-19 di Bali Rata-rata di Atas 50 Tahun dan Kormobid
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia terus meningkat tajam. Di mana per Sabtu (5/9), sudah mencapai angka 98 jiwa.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengungkapkan, pasien yang meninggal dunia itu, merupakan kelompok rentan dengan rata-rata usia di atas 50 tahun. Selain itu, juga disebabkan adanya penyakit penyerta alias kormobid.
"Ini yang harus kita jaga bersama-sama. Saya sering dan juga beberapa kali mengatakan bahwa tadinya Covid ini menginfeksi orang-orang yang beraktifitas di luar rumah, di jalanan. Sehingga relatif yang kena di awal-awal usia muda," ujarnya di Denpasar, Sabtu (6/9).
Menurut dia, usia muda relatif kuat sehat karena imunnya kuat. Namun sekarang, lanjut dia, Covid-19 sudah sampai di rumah, di mana ada kakek, nenek dan orangtua.
"Ketika ini (orangtua-red) kena, dari sisi umur sudah lanjut, imunnya pasti tidak sekuat anak muda. Yang kedua kelompok ini pasti berisiko karena ada kormobid atau penyakit penyerta. Entah dia jantung, ginjal, diabet, paru dan lain sebagainya. Ini sekarang, Covid-19 sudah masuk ke kelompok itu," bebernya.
"Kelompok yang rentan ini yang harus kita jaga betul. Jadi kenapa dulu diarahkan supaya diam di rumah, maksudnya agar tidak keluar ambil penyakit dan menularkannya di rumah," imbuh Dewa Indra yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali ini.
Sekarang, jelas dia, virus bernama SARS-CoV-2 ini sudah mengenai kelompok rentan tersebut. Kendatipun demikian, fenomena itu bagi pihaknya bukan menjadi alasan sebagai pembenar saja.
"Bagi kami tidak cukup. Untuk itu dalam menangani kelompok rentan, kami meminta rumah sakit harus melayani dengan baik," tandasnya. (BAS/PDN)