Podiumnews.com / Aktual / Politik

DPRD Bali- DPRD Jatim Jalin Sinergitas Gelar Seminar Nasional

Oleh Podiumnews • 02 November 2020 • 18:36:51 WITA

DPRD Bali- DPRD Jatim Jalin Sinergitas Gelar Seminar Nasional
DPRD Bali- DPRD Jatim Jalin Sinergitas Gelar Seminar Nasional. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Komisi I DPRD Bali menggandeng Komisi A DPRD Jawa Timur (Jatim) untuk menyelenggarakan Seminar Sinergitas Nasional dengan Tema “Kedudukan Anggota DPRD Sebagai Pejabat Daerah Dalam Sistem Pemerintahan Saat ini”. Hal ini terbukti dengan Rapat bersama di Lantai III Gedung DPRD Bali, Senin (2/11).

Ketua Komisi A DPRD Jatim Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio menyatakan, DPRD memiliki wewenang dalam pembuatan Peraturan Daerah (Perda).  Maka dari itu, pihaknya ingin mempertegas apakah saat ini posisinya dalam sistem pemerintahan sudah benar atau tidak.

“Kalau legislasi kan dari DPR RI. Kita mau menyatukan posisi kita sudah benar atau tidak,” jelasnya.

Seperti diketahui, di Indonesia sendiri menganut ajaran Trias Politika. Yakni pemisahan kekuasaan negara menjadi tiga, diantaranya Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif. Untuk itu, pihaknya memandang perlu adanya sinergitas dan penegasan melalui Seminar yang akan digelar pada Tanggal 5-7 November mendatang di Nusa Dua.

“Itu akan dikupas oleh pembicaranya langsung, bagaimana seorang legislatif itu sesuai dengan peran dan tanggungjawabnya,” akunya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Bali Nyoman Adnyana menyampaikan, pihaknya bersama Komisi A DPRD Jatim sengaja menggelar Seminar tersebut untuk menyamakan persepsi dengan seluruh Komisi I baik ditingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia. Nantinya, akan diikuti oleh beberapa Menteri Kabinet seperti Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binasar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Kepala Staff Kepresidenan Moeldoko.

“Nanti akan ada hasil rekomendasi,” katanya.

Menurutnya, Seminar Nasional yang digelar di Nusa tersebut diharap mampu menggairahkan perekomian Bali. Pasalnya, akan hadir tamu undangan dan menginap di Bali. Selanjutnya, mampu menggairahkan pariwisata Bali yang terpuruk akibat Pandemi Covid-19. Disamping untuk menyamakan persepsi, juga untuk lebih menguatkan kedudukan Legislatif di Pemerintahan).  (RYN/PDN)