Podiumnews.com / Aktual / News

Pemerintah Pusat Minta Bali Terapkan Prokes Ketat

Oleh Podiumnews • 22 Desember 2020 • 20:32:56 WITA

Pemerintah Pusat Minta Bali Terapkan Prokes Ketat
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan, kebijakan yang dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, diputuskan secara bersama-sama dalam rapat sesuai arahan Pemerintah Pusat.

"Pemerintah Pusat memberi arahan bahwa Bali sebagai pintu gerbang destinasi pariwisata dunia, harus diproteksi dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat," tegas Koster di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar, Selasa (22/12).

Menurutnya, Bali diharapkan akan menjadi provinsi pertama dalam mencapai tiga sasaran utama, yaitu terbebas Covid-19, pariwisata pulih, dan ekonomi kembali normal. Pariwisata Indonesia akan pulih bilamana pariwisata Bali terlebih dahulu pulih, mengingat Bali merupakan lokomotif pariwisata Indonesia

Ditambahkannya, SE ini disusun dengan prinsip kecermatan, kehati-hatian, mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat Bali serta tetap memberi ruang aktivitas pariwisata Nusantara yang telah dibuka sejak tanggal 31 Juli 2020.

Bahkan sebelumnya juga sudah direncanakan membuka wisatawan mancanegara pada tanggal 11 September 2020, namun belum memungkinkan karena pandemi Covid-19 di Bali dan di luar masih sangat dinamis.

“Kebijakan dalam SE ini merupakan keberlanjutan secara konsisten dalam penanganan Covid-19 dan dampaknya terhadap pariwisata serta perekonomian Bali,” pungkasnya.

Sebagai gubernur, Koster mengaku memiliki tanggung jawab secara sakala-niskala untuk memproteksi kesehatan dan keselamatan masyarakat Bali serta secara bertahap menerapkan kebijakan pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali demi mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Bali sesuai Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Sama sekali tidak ada niat sedikit pun untuk menghambat pulihnya pariwisata Bali, apalagi dikatakan menyengsarakan masyarakat Bali, seperti yang dituduhkan sejumlah oknum melalui media sosial," pungkas Gubernur Bali asal Desa Sembiran Buleleng ini. (BAS/RIS/PDN)