Podiumnews.com / Aktual / Politik

Politik Tanpa Mahar, Alasan Gek Rani Hijrah dari Demokrat ke NasDem

Oleh Podiumnews • 13 Juli 2018 • 11:28:15 WITA

Politik Tanpa Mahar, Alasan Gek Rani Hijrah dari Demokrat ke NasDem
Pande Istri Maharani dan IB Oka Gunastawa

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Hiruk pikuk politik Tanah Air memang tak lepas dari cost politics. Tak ada makan siang yang gratis, begitu istilah yang biasa dilontarkan oleh para politisi untuk mengungkapkan biaya dalam politik praktis. Itu sebabnya, kita seakan mengamini mahar politik bagi mereka yang ingin menggunakan partai politik sebagai kendaraan, baik sebagai legislatif maupun eksekutif.


Di tengah situasi itu, Partai NasDem justru bertindak sebaliknya. Ia melawan kelaziman. Partai besutan Surya Paloh itu mendorong politik tanpa mahar. Bukan jargon semata. Di Pulau Dewata, slogan politik tanpa mahar itu dibuktikan. Mereka yang ingin menggapai asa memperbaiki bangsa melalui Partai NasDem, tak sepeser pun merogoh kocek.


Pande Istri Maharani salah satunya. Sejatinya, ia merupakan kader Partai Demokrat. Namun hari ini, ia resmi hijrah ke Partai NasDem. Perempuan yang disapa Gek Rani ini merupakan calon Wakil Bupati Gianyar pada Pilkada serentak 27 Juni lalu. Namun asanya kandas, lantaran perolehan suaranya lebih kecil dibanding kandidat pesaingnya.


Terlepas dari hal itu, Gek Rani belajar betul bagaimana proses demokrasi yang sehat bisa diwujudkan. Sekaligus, ia bukti nyata jargon politik tanpa mahar Partai NasDem bukan isapan jempol semata. Ya, saat mencalonkan diri menjadi Wakil Bupati Gianyar, NasDem adalah satu partai pengusungnya. Gek Rani mengatakan bergabung ke Partai NasDem karena kepincut dengan spirit restorasi dan politik tanpa mahar partai besutan Surya Paloh tersebut.


"Saya tak memungkiri partai politik butuh operasional. Tapi, sesuai ketentuan undang-undang kan sudah mendapat bantuan pemerintah. Saya benar mengalami politik tanpa mahar Partai NasDem saat Pilkada kemarin," kata Gek Rani pada acara rapat konsolidasi Partai NasDem Bali di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar, Kamis 12 Juli 2018.


Selain itu, Gek Rani memilih berlabuh ke Partai NasDem karena ingin mencari suasana baru.  Dalam prosesnya, Gek Rani menilai Partai NasDem adalah pilihan tepat dan rasional. "Ibarat sebuah produk, Partai NasDem memiliki peluang lebih bagus ke depan dan saat ini berada di jalan yang tepat menuju puncak kejayaan," ujar dia.


Rencananya, Gek Rani akan mengikuti pemilihan legislatif tahun 2019 melalui Partai NasDem. "Saya akan menjadi Caleg ke DPRD provinsi Dapil Gianyar," kata Gek Rani.


Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa menyambut baik bergabungnya Gek Rani. Partai NasDem, menurutnya, selalu membuka diri bagi siapapun yang ingin bergabung dalam semangat restorasi. "Semakin banyak yang bergabung dan berjuang bersama akan makin baik," ujar Gunastawa.


Gus Oka, panggilan akrab Ida Bagus Oka Gunastawa, lebih jauh juga menambahkan, politik tanpa mahar memang cukup efektif menarik simpati publik. Dengan menerapkan politik tanpa mahar, ada harapan akan proses demokrasi yang sehat.


Kehadiran Gek Rani tentu menjadi amunisi baru bagi Partai NasDem jelang Pileg 2019 mendatang. Ketokohan dan semangat tarung Gek Rani tidak diragukan lagi. 


"Selamat bergabung bagi Gek Rani. Mari berjuang bersama memenangkan hati rakyat," pungkas Gunastawa.


Bergabungnya Gek Rani ke Partai Nasdem ditandai dengan penyerahan kartu anggota oleh Ketua DPW NasDem Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa. Gek Rani juga diminta  mengenakan jas kebesara  Partai NasDem. (ISU/PDN)