Podiumnews.com / Aktual / Politik

Hari Reformasi Momentum Introspeksi Kebangsaan

Oleh Podiumnews • 21 Mei 2021 • 21:48:23 WITA

Hari Reformasi Momentum Introspeksi Kebangsaan
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Muhammad Fauzan. (Foto: ant/Istimewa)

BANYUMAS, PODIUMNEWS.com –  Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof Muhammad Fauzan mengatakan peringatan Hari Reformasi merupakan momentum yang tepat untuk introspeksi kebangsaan.

"Ini momentum yang tepat untuk introspeksi kebangsaan, apakah tuntutan reformasi yang diperjuangkan dua dasawarsa yang lalu sudah dapat diwujudkan dalam kehidupan ketatanegaraan dan juga kemasyarakatan," kata Prof. Muhammad Fauzan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/5).

Dia mengakui bahwa pada saat ini beberapa tuntutan reformasi memang sudah terlaksana, seperti contohnya adalah amandemen UUD 1945.

"Salah satu tuntutan reformasi seperti amandemen UUD 1945 sudah dapat dilaksanakan, akan tetapi masih harus terus dikaji lebih lanjut dan dipastikan bahwa amandemen tersebut telah menuntun Bangsa Indonesia ke arah pencapaian tujuan pembangunan nasional," katanya.

Dengan demikian, tambah dia, introspeksi sangat diperlukan agar upaya untuk mencapai tujuan pembangunan nasional makin berjalan optimal.

Dia juga menambahkan bahwa tuntutan reformasi lainnya, seperti kebijakan otonomi daerah, pada saat ini juga telah terlaksana.

"Kendati demikian perlu juga introspeksi dan pengkajian secara mendalam mengenai kebijakan otonomi daerah itu, untuk memastikan kebijakan tersebut telah berjalan sesuai dengan tujuannya, yakni meningkatkan kesejahteraan, pelayanan masyarakat dan kemandirian daerah," katanya.

Selain itu, dia menambahkan bahwa tuntutan reformasi lainnya adalah tentang pemberantarasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

"Terkait hal ini, tentunya juga perlu introspeksi dan pengkajian secara mendalam mengenai kondisi bangsa ini sekarang, apakah negeri ini sudah terbebas dari KKN, jika sudah maka harus terus dipertahankan upaya pemberantasan KKN, jika belum maka harus terus dioptimalkan lagi dan digaungkan kembali," katanya.

Dia mengatakan, dengan adanya upaya untuk melakukan introspeksi kebangsaan dalam momentum peringatan Hari Reformasi ini maka diharapkan akan dapat menjadi tolak ukur serta pedoman bagi semua pihak untuk terus menindaklanjuti dan memperjuangkan tuntutan reformasi. (ANT/RIS/PDN)