Podiumnews.com / Aktual / Politik

Bulan Bung Karno, Tiga Anggota Dewan PDIP Bagikan Sembako ke Warga Sading

Oleh Podiumnews • 21 Juni 2021 • 02:24:56 WITA

Bulan Bung Karno, Tiga Anggota Dewan PDIP Bagikan Sembako ke Warga Sading
Anggota DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, Anggota DPRD Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta (Gus Bota) dan Anggota DPRD Kabupaten Badung Putu Yunita Oktarini melaksanakan Bakti Sosial Bulan Bung Karno di Desa Adat Sading, Mengwi, Badung, Minggu (20/6) sore.. (Foto: podiumnews.com)

BADUNG, PODIUMNEWS.com - Anggota DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, Anggota DPRD Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta (Gus Bota) dan Anggota DPRD Kabupaten Badung Putu Yunita Oktarini melaksanakan Bakti Sosial Bulan Bung Karno di Desa Adat Sading, Mengwi, Badung, Minggu (20/6) sore.

Ketiga anggota wakil rakyat dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini memberi bantuan berupa paket sembako dan bibit pohon kepada masyarakat Desa Adat Sading di Wantilan Desa Adat Sading.

“Sebagai kader, kami ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan Bulan Bung Karno. Kami melihat kondisi masyarakat di Sading, banyak saudara-saudara kami yang memang membutuhkan dalam kondisi covid-19 ini,” ungkap I Gusti Agung Rai Wirajaya.

“Kami bertiga (Gus Bota dan Putu Yunita Oktarini,- red) bersama-sama untuk bagaimana bisa meringankan beban masyarakat kita, masyarakat kami yang ada di wilayah Badung, di Sading ini,” Imbuh Anggota DPR RI Dapil Bali dari PDIP itu.

Lebih lanjut, ia berharap masyarakat Desa Adat Sading tetap menjalankan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan serta menjauhi kerumunan.

“Nah ini saya harap kita saling menjaga, jangan sampai kasus delta yang di beberapa daerah itu merebak di Bali,” imbaunya.

Terkait dengan pariwisata, Gusti Rai Wirajaya menegaskan pentingnya untuk tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat sebagai upaya mempercepat terbukanya kembali Bali untuk wisatawan mancanegara.

“Bali sangat tergantung dengan jasa pariwisata. Maka dari itu, kita bersama-sama bergandengan tangan untuk menjaga agar bisa diberikan ijin membuka di bulan Juli ini wisatawan dari luar negeri,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta menyebut, fokus awal sasaran kegiatan tersebut adalah kepada penyandang disabilitas, keluarga tidak mampu, yatim piatu dan orang sakit menahun yang tidak dapat beraktivitas normal.

“Jumlahnya sekitar 300 orang. Jadi itu yang kami sasar dulu sekarang dalam situasi pandemi covid ini, yang benar-benar membutuhkan dulu,” jelasnya.

Pria yang akrap dipanggil Gus Bota itu menyebut kegiatan bakti sosial kali ini merupakan awal dan akan terus berlanjut ke berbagai desa yang ada di wilayah Badung.

“Setelah ini, kami akan melakukan kegiatan yang sama secara bergotong royong dengan struktur partai, dengan anggota DPRD, di kecamatan masing-masing. Ini awal kami (melakukan aksi bakti sosial,-red). Selain itu, kami juga melakukan penebaran ikan di desa-desa untuk membantu ketahanan pangan daripada masyarakat,” paparnya.

Gus Bota menyadari, apa yang diberikan tidak akan mampu memenuhi semua kebutuhan masyarakat, tetapi ia berharap setidaknya itu dapat sedikit membantu yang membutuhkan.

“Meskipun yang kami berikan tidak bisa mencukupi secara keseluruhan, tapi harapan kami minimal bisa sedikit membantu warga yang membutuhkan dalam kondisi covid ini,” tutupnya.

Di sisi lain, Bandesa Desa Adat Sading l Ketut Sudiarsa, menerangkan bahwa bakti sosial bulan Bung Karno di Desa Adat Sading, pihaknya yang telah mengajukan permohonan agar warganya diprioritaskan mendapatkan bantuan.

“Astungkara permohonan di kabulkan. Dan hari ini kita mendapat batuan sembako lengkap 110 paket berisi 10 kg dari DPR RI, 100 paket dari DPRD Provinsi dan Badung per paket 10 kg dan bantuan Bibit cempaka 50 pohon, cendana 25 pohon, majegau 25 pohon,” jelasnya.

Menurutnya, Ia selaku Bandesa hanya sekedar menfasilitasi dan membagikan kepada warga yang berhak menerima, yaitu para penyandang disabilitas, anak yatim piatu, Kaling, perumahan dan para Prajuru yang kurang mampu.

“Itu yang menjadi prioritas dan kami membagikan secara merata untuk ke seluruh 13 Banjar adat. Setiap Banjar Adat menerima rata-rata 8 penerima sembako,” ungkapnya.

Sedangkan untuk 100 bibit pohon dari tiga jenis tanaman tersebut akan ditanam besok bertepatan moment penutupan Bulan Bung Karno secara serentak di seluruh lndonesia ditandai penanaman satu juta pohon. “Di Sading akan ditanam di sekitar pura-pura dan setra,” katanya.

Terhadap bansos ini, Ketut Sudiarsa mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada ketiga wakil rakyat yang perduli akan nasib warganya yang terdampak wabah Covid-19.

Ia juga berharap bantuan serupa terus diberikan pemerintah khususnya selama masa pandemi yang belum pasti kapan akan berakhir.

“Semoga lda Hyang Widhi Wasa memberikan Asung Kerta Wara NugrahaNya kepada bapak-bapak dan ibu anggota DPR atas bantuannya sehingga meringankan beban masyarakat kami,” ujar Bendesa l Ketut Sudiarsa.

Salah seorang warga penerima bantuan yang ditemui awak media, Nengah Sepir (90th), diwakili anaknya Made Sukarmawa dari Banjar Negara Kaja, mengucapkan terima kasih atas bantuan dari ketiga anggota Dewan melalui Bendesa Adat Sading.

“Semoga disaat mendatang ada bantuan lagi kepada warga lain yang hari ini belum mendapat,” harapnya. (BFT/RIS/PDN)