Mahasiswa Jambret Mahasiswi, Ditangkap Nekat Melawan Petugas
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Seorang mahasiswa salah satu kampus swasta di Denpasar, Renaldy Alfredo Junior Boik (22), nekat melakukan penjambretan. Ketika hendak ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar, pelaku berusaha melawan sehingga kaki kirinya terpaksa ditembak petugas.
Menurut Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Artha Ariawan, aksi jambret itu terjadi, Kamis (24/1) pada pukul 20.00 Wita di Jalan Ir. Ida Bagus Oka Gang Rencong, Denpasar.
Korbannya seorang mahasiswi, Febrianti (20) yang baru saja datang dari membeli makanan dan berjalan kaki sendirian sambil memegang handphone Vivo.
Sementara pelaku yang berasal dari Rote, Nusa Tenggara Timur ini melintas di Jalan Ida Bagus Oka Gang Rencong Denpasar dengan mengendarai sepeda motor DK 7459 QJ.
Melihat korbannya berjalan kaki sambil memegang handphone, pria yang tinggal di Jalan Tukad Pancoran Blok E Panjer, Denpasar Selatan itu mendekati orban dari belakang dan memepet.
"Tersangka kemudian merampas handphone dengan cara paksa dari tangan korban," ungkapnya.
Tim Resmob Polresta Denpasar yang menerima laporan kasus jambret, bergerak cepat mengejar pelakunya.
Berdasarkan ciri-ciri pelaku dan sepeda motor yang digunakannya, polisi berhasil menangkap tersangka di tempat kosnya di Jalan Bedugul Sidakarya Denpasar Selatan, Rabu (20/1) pada pukul 19.45 Wita.
Namun karena melawan saat ditangkap, kaki kirinya dihadiahi timah panas. "Pelaku jambret ini seorang mahasiswa di Denpasar," ujar mantan Kapolsek Kuta Utara ini.
Setelah diinterogasi, pria asal Rote NTT itu mengaku sudah beraksi di 2 TKP lain. Yakni Bulan Desember 2017 lalu di dekat Pasar Kreneng Denpasar. Awal Januari 2018 lalu di Jalan Jempiring Kereneng Denpasar dan terakhir di Jalan Ida Bagus Oka.
Barang barang hasil jambret dijual melalui media online dengan harga bervariasi. "Dia mengaku menjambret karena faktor ekonomi,"terang Kompol Arta. (ISU/PDN)