Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Jelang Nyepi dan Idulfitri, Polresta Denpasar Gelar Latihan Praops

Oleh Kander Turnip • 11 Maret 2026 • 23:27:00 WITA

Jelang Nyepi dan Idulfitri, Polresta Denpasar Gelar Latihan Praops
Polresta Denpasar menggelar latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Agung 2026 selama 13 hari yang berlangsung di halaman Mapolresta Denpasar, Bali, Rabu (11/3/2026). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com Meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idulfitri dan rangkaian Hari Raya Nyepi, Polresta Denpasar menggelar latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Agung 2026 selama 13 hari yang berlangsung di halaman Mapolresta Denpasar, Bali, Rabu (11/3/2026). Pelaksanaan pengamanan ini dilakukan guna mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas hingga kemacetan lalu lintas (lalin).

Kapolresta Denpasar, Kombes Leonardo D. Simatupang yang memimpin langsung kegiatan tersebut mengatakan, peningkatan aktivitas masyarakat menjelang hari raya selalu beriringan dengan potensi kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Peningkatan mobilitas masyarakat menjelang, saat, dan setelah hari raya berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan Kamtibmas maupun gangguan keamanan dan ketertiban lalu lintas,” kata Kombespol Leonardo.

Menurut dia, untuk mengantisipasi situasi tersebut Polri akan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Agung 2026 selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Operasi ini difokuskan pada pengamanan kegiatan keagamaan umat Muslim selama bulan Ramadan dan Idulfitri, serta rangkaian Hari Raya Nyepi di Bali seperti melasti dan pawai ogoh-ogoh pada malam Pengrupukan.

Perwira melati tiga di pundak ini kembali menegaskan, bahwa latihan pra operasi yang digelar untuk memastikan seluruh personel memahami pola pengamanan yang akan diterapkan di lapangan.

“Latpraops ini menjadi pembekalan agar personel memiliki kemampuan teknis dan taktis yang memadai sehingga dapat melaksanakan tugas secara profesional dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, jajaran Polresta Denpasar akan menyiapkan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan secara optimal selama operasi berlangsung. Diharapkan, agar setiap pos pengamanan dilengkapi panel data terkait rencana kegiatan, termasuk adanya laporan pelaksanaan tugas, hingga pemetaan potensi kerawanan di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Kombespol Leonardo juga meminta pos pengamanan tidak sekadar menjadi tempat berjaga, tapi benar-benar berfungsi sebagai pusat pelayanan masyarakat yang membutuhkan bantuan selama periode hari raya.

(hes/kturnip)