Podiumnews.com / Aktual / News

Anak Dilarikan Mantan Pacar, Bule Prancis Nekat Gantung Diri

Oleh Podiumnews • 10 Maret 2019 • 12:41:01 WITA

Anak Dilarikan Mantan Pacar, Bule Prancis Nekat Gantung Diri
Jenazah Dominique Maurice Nicolas Purorge dievakuasi oleh petugas kepolisian.

KUTA UTARA, PODIUMNEWS.com - Aksi turis asing bunuh diri di Bali makin sering terjadi,  dengan berbagai macam alasan dan penyebab. Seperti Dominique Maurice Nicolas Purorge (48), warga asing asal Prancis yang nekat melakukan aksi gantung diri, dan sudah ditemukan tewas dengan posisi gantung diri di Pandawa All Suite kamar 224 Blok B di Jalan Umalas Klecung No. 8X, Br. Umalas Kauh, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, pada Minggu (10/3) pagi.

Sayangnya motif kematian korban belum diketahui secara pasti. Namun kuat dugaan korban mengalami depresi setelah putrinya dibawa kabur oleh mantan pacarnya.

Ketika ditemukan pada Minggu (10/3) sekitar pukul 10 pagi, tubuh korbam ditemukan sedang menggantung di reling tangga dengan menggunakan kabel rool warna hitam.

Korban diketahui telah ama menginap di Pandawa All Suite kamar 224 Blok B, Jln. Umalas Klecung No. 8X, Br. Umalas Kauh, Kerobokan Kelod, Kuta Utara Badung.

Sumber di lapangan menyebutkan, jenazah Dominique ditemukan dua saksi karyawan Pandawa All Suite, yakni I Made Juliarta (31) dan Vira (37). 

Saksi security I Made Juliarta menerangkan, saat itu saksi sedang bertugas di Pandawa, kemudian diminta tolong oleh mantan istri korban untuk membuka pintu kamar yang dihuni korban. Pasalnya, pintu tidak bisa dibuka dari depan, lalu saksi membuka pintu kamar dari balkon.

Setelah membuka pintu, saksi asal Banjar Antapan Tabanan itu kaget melihat pria bernomor paspor 17CR29486 itu tewas gantung diri.

Korban sudah tergeletak di lantai dengan posisi tengkurap tidak menggunakan baju hanya menggunakan celana dalam. Sedangkan lehernya leher terikat oleh kabel roll warna hitam.

Sementara saksi Vira (37) karyawan setempat menerangkan, sebelumnya setelah Hari Nyepi (8/3) lalu, dia sempat berkomunikasi dengan korban lewat Whatsapp dan telpon.

Selama berkomunikasi korban tidak pernah ada masalah, namun hanya merindukan anaknya yang dibawa oleh mantan pacarnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Gede Oka Bawa yang dikonformasi wartawan mengatakan dari hasil penyelidikan polisi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga kuat kematian korban akibat depresi.

“Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan korban sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya, Minggu (10/3). (ISU/PDN)