Satgas-Forkopimda Badung Gelar Rapat Koordinasi Sambut Nataru
BADUNG, PODIUMNEWS.com - Menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) Tahun 2022 di Kabupaten Badung, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa melaksanakan Rapat Satgas Nataru bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta OPD terkait dilingkungan Pemkab Badung, Rabu (15/12) di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung.
Sekda Badung menyebut rapat itu dalam rangka kesiapan semua pihak menyambut malam Natal dan malam pergantian tahun. Dari hasil rapat disepakati langkah-langkah terkait pelaksanaan protokol kesehatan, sebagai tanggung jawab berat, di balik batalnya pelaksanaan PPKM Level 3.
Menurut Adi Arnawa hal ini menandakan pemerintah pusat memberi ruang kepada daerah untuk pertumbuhan ekonominya yang mengharapkan banyak orang datang ke Bali untuk menikmati libur nataru.
“Seiring dengan itu akan berimplikasi kepada meningkatnya kerumunan yang sangat tinggi dan ini membutuhkan pengawasan yang sangat tinggi dan ketat terutama dalam pelaksanaan protokol kesehatan. Dan mudah-mudahan dengan hasil rapat hari ini kita mencoba bersinergi dengan Forkopimda untuk melakukan pengawasan secara intens baik dalam acara malam natal maupun malam tahun baru,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakan dari berbagai elemen yang terlibat pada rapat tersebut menyampaikan dari segi pengamanan dan pos pelayanan sudah siap dan bahkan sudah didirikan posko terpadu dengan instansi terkait seperti Pol PP, Diskes, TNI, Polri. Juga dilaksanakan pemantauan arus lalu lintas melalui CC Room dengan 36 kamera CCTV di 34 persimpangan dengan mengurangi arus lalu lintas apabila terjadi kemacetan lalu lintas.
Dilakukan juga perketatan pengawasan pintu masuk Badung, Bali dengan menunjukan hasil test negatif antigen (h-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, dan hasil test PCR (h-3) jika baru memperoleh vaksin pertama serta bukti telah mendapatkan vaksinasi ditunjukan melalui aplikasi Peduli Lindungi.
Sementara untuk menerapkan protokol kesehatan di masing-masing usaha industri pariwisata dan di obyek pariwisata, Sekda Adi Arnawa mengatakan sudah diinformasikan kepada pelaku pariwisata untuk mendukung implementasi digital stracing peduli lindungi dan juga melakukan koordinasi dengan satgas covid - 19 dan pihak desa adat di masing- masing di wilayahnya dalam rangka pemulihan sektor pariwisata terutama dalam menekan penyebaran covid-19, dan memetakan usaha industri pariwisata dan merekomendasikan destinasi maupun sarana penunjang sektor pariwisata yang memiliki sertifikat CHSE.
Turut hadir Plt. KA BPBD Badung I Wayan Wirya yang juga Kepala Dinas Kebakaran dan Keselamatan Kabupaten Badung, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung serta tokoh masyarakat terkait di wilayah Badung. (RIS/PDN)